- Ketua DPK APINDO Kotabaru, Putra: APINDO Menjadi Rumah Bersama Para Pengusaha
- Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Pengukuhan DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031
- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
Gubernur Muhidin Instruksikan Seluruh SKPD Salurkan Bantuan Banjir ke Kabupaten Banjar Dan TALA

Keterangan Gambar : Gubernur Kalsel menyampaikan arahan kepada seluruh kepala SKPD di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Jumat (9/1/2026).
Banjarbaru, Borneopos.com - Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, menginstruksikan seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk kembali bergerak menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak banjir, khususnya di Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tanah Laut.
Baca Lainnya :
- Banjir Kalsel: 926 Sekolah Rusak0
- Rapat di DPRD, Dishut Kalsel Klaim Keberhasilan Tekan Luas Lahan Kritis0
Arahan tersebut disampaikan Gubernur saat mengumpulkan seluruh kepala SKPD di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Jumat (9/1/2026) petang.
Dalam arahannya, Gubernur Muhidin menekankan pentingnya percepatan distribusi bantuan dengan sistem koordinasi yang rapi agar bantuan tepat sasaran, tidak tumpang tindih, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Setiap dinas yang memiliki kemampuan dan dukungan anggaran saya minta segera menyiapkan bantuan. Lakukan pengemasan, tentukan isinya, kemudian laporkan kepada BPBD Provinsi Kalimantan Selatan. Nanti BPBD yang akan mengakomodir dan mengoordinasikan penyalurannya,” tegas Muhidin.
Gubernur secara khusus menunjuk Kepala BPBD Kalsel sebagai koordinator utama dalam proses pendataan dan distribusi bantuan dari seluruh SKPD agar tidak terjadi penumpukan bantuan di satu lokasi dan kekurangan di lokasi lain, sebagaimana pengalaman penyaluran sebelumnya.
“Kalau tidak dikoordinasikan, bisa terjadi satu tempat kelebihan bantuan sementara tempat lain kekurangan. Itu yang harus kita hindari. Semua harus terdata dan terarah,” ujarnya.
Muhidin juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menjadikan kegiatan kemanusiaan ini sebagai panggilan nurani dan bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat.
“Ini perintah langsung. Kita bantu masyarakat. Kita kerjakan dengan ikhlas, supaya membawa keberkahan dan pahala bagi kita semua,” kata Muhidin di hadapan para kepala SKPD.
Melalui langkah ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat terdampak bencana serta memastikan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi warga yang membutuhkan. (Red/MC)


Baca Lainnya :
- Gabungan Ormas Gelar Unjuk Rasa Damai di Kantor DPRD Kotabaru0
- Disdag Kalsel Dukung Koperasi Merah Putih Desa Indrasari, Harga Gas LPG 3 Kg Rp. 18.500 per Tabung0
Berita Banjarbaru

.jpg)




.jpg)







