- Pemkab Kotabaru Gelar Pra Musrenbang PPPS Tahun 2026
- Prabowo Perintahkan Percepatan Waste to Energy, Sampah Jadi Energi di Kota-Kota Besar
- Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi, Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional
- Ribuan SPPG Disetop Sementara, Pengelola Diminta Perbaiki Pelayanan
- Kasus Kuota Haji, KPK Tahan Stafsus Eks Menag
- Wali Kota Lisa: Setiap Jam 10 Pagi Lagu Indonesia Raya Dikumandangkan, Hentikan Aktivitas Sejenak!
- 1.251 Dapur MBG Disanksi, Neng Eem Minta Akreditasi Tak Sekadar Formalitas
- Pemerintah Batalkan Wacana PJJ, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Paling Optimal
- Kapolda Kalsel Cek Kesiapan Pengamanan, Rantis Randurlap, dan Dapur Umum Jelang Haul Datu Kalampayan
- CSR SCG Dampingi dan Kembangkan UMKM Dapur Nany Produksi Putu Ayu
Gelombang Protes Warga Saijaan Bermunculan Dimedia Sosial, Dampak Kenaikan Air PDAM

Keterangan Gambar : Foto ilustrasi (dok.istimewa)
Kotabaru, Borneopos.com - Kenaikan tarif air bersih PDAM Kotabaru dari Rp. 2.500 perkubik menjadi Rp.3.000 dengan besaran kenaikan sebanyak Rp.500 rupiah perkibuk atau setara dengan 25%, yang berlaku sejak Agustus 2025 ternyata memicu protes keras warga saijaan.
Baca Lainnya :
- Lagi! Pemkab Kotabaru Raih Penghargaan Sebagai Mitra Kerja Kemenkum Kalsel0
- Lestarikan Budaya, Pemkab Kotabaru Raih Penghargaan Tingkat Nasional0
Luapan kekecewaan atas kebijakan Pemkab Kotabaru yang dinilai warga tidak berpihak pada kepentingan masyarakat dituangkan dalam berbagai platform media sosial, antara lain FB, WhatsApp dan lainnya.
Berikut keluhan warga saijaan yang berhasil dikulik oleh Borneo Pos dari group Facebook KOTABARU PULAU LAUT antara lain sebeai berikut :
Yuliana : Awalnya 46 jadi 100 bang byar nya
Supri : Itu yang perlu di tanyakan apa alasannya menaikkan sedang layanan ga bisa maksimal sering mati jangan sampai masyarakat marah seperti yang lagi viral
Andi : Gilaa bnr naik nya PDAM ini, naik smpe 50%
Rahman : Habis tu bnyu nya kd jlan2 plang alsan pipa bocor, msa seminggu an dh kd baik2 haja,, kita byr pemeliharaan, tpi playanan kd memuas kan
Ateng : Bila hujan banyunya kaya tanah pelayanan belum semestinya lagi orang ditampung dulu hanyar di alirkan
Julkan : Bisa di demo masyarakat kna tu ????
Jackson : Aduuh ekonomi warga lgi susah bayar PDAM malah naik gila2an 50% ada apa ini. DPR pada kemana ? Ujar mewakili rakyat ?
Syairani : Kemana an lah bubuhan wakil rakyatnya nih, ada jua kh respon mendengar keluhan kya ini
Atas keluhan dan jeritan warga ini, Anggota DPRD Kotabaru yang juga Ketua Fraksi PDIP, Dr Gewsima Mega Putra buka suara, kenaikan tarif air PDAM ini tentu menjadi beban baru bagi masyarakat, ditengah kondis ekonomi yang masih sulit wajar jika masyarakat merasa keberatan.
"Saya berharap PDAM benar-benar memastikan bahwa sosialisasi dilakukan terbuka dan menyeluruh dan bukan lewat pertemuan terbatas, tetapi juga memanfaatkan media digital resmi PDAM, seperti FB, dengan begitu semua warga tahu alasan kenaikan, perutukan dana dan manfaat yang akan kembali ke mereka" ucap Putra kepada Borneo Pos, Selasa (2/9/2025).
Mengakhiri penjelasannya, Putra menegaskan keterbukaan informasi itu penting, agar masyarakat merasa tidak dibebani tanpa penjelasan.
"Harapannya dengan komunikasi yang jelas dan trasnparan protes bisa di minimalisir dan kepercayaan masyarakat tetap terjaga," tutupnya. (Red)
Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0














