- Perkuat Ekosistem Digital, Diskominfo Kalsel Hadiri Forkomsanda di DIY
- Dispora Kalsel Bekali Wirausaha Muda Kuasai Strategi Pemasaran Digital
- RSGM Gusti Hasan Aman Sosialisasikan SI BEKANTAN NASAR, Perkuat Transformasi Digital
- WALHI Kalsel Desak Pemerintah Tindak Tegas Perusahaan Perusak Lingkungan
- Pemkab Kotabaru Apresiasi Kelulusan Siswa SMPN 1 Kotabaru, Dorong Generasi Muda Raih Prestasi
- Kadispapora Hadiri Musen VIII Dewan Kesenian Kabupaten Kotabaru
- SLB-C Pembina Lahirkan Kemandirian Siswa Melalui Program Vokasi Berprestasi Internasional
- Hari Jadi ke-76 Kalsel Akan Dipusatkan di Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari
- Jaga Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah
- Dispora Kalsel Siapkan Pelatihan Wasit dan Juri untuk Tingkatkan Mutu Tenaga Keolahragaan
Dispersip Kotabaru Gelar Bedah Buku Karya Ratih

Keterangan Gambar : Bedah buku bertajuk “Lelaki, Buku dan Jutaan Kata di Matanya” karya penulis lokal Kotabaru, Ratih Ayuningrum, M.Pd., Rabu (6/8/2025).
Kotabaru, Borneopos.com – Dalam upaya meningkatkan budaya gemar membaca di kalangan masyarakat, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Kotabaru menggelar kegiatan literasi berupa bedah buku bertajuk “Lelaki, Buku dan Jutaan Kata di Matanya” karya penulis lokal, Ratih Ayuningrum, M.Pd. Acara ini berlangsung di Gedung KNPI (Mahligai Kotabaru) pada Rabu (6/8/2025).
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalsel Diminta Segera Tetapkan Status Darurat Karhutla 0
- Penurunan Stunting, Jadi Program Unggulan PT. Sebuku Sejaka Coal0
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kotabaru yang dalam hal ini diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Zainal Arifin, S.STP, M.Si, Kepala Dispersip Kotabaru Ir. Kamaruddin, M.Si, sejumlah Kepala SKPD, staf khusus, penggiat literasi, pelajar SLTA sederajat, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Turut hadir sebagai pengulas buku M. Mario Hikmat Anshari, S.KM dengan moderator Puspa Ramadayanti, S.Pd.
Kepala Dispersip Kotabaru, Ir. Kamaruddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan budaya literasi di Bumi Saijaan.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca masyarakat sekaligus memberikan apresiasi kepada para penulis lokal. Dengan adanya wadah seperti ini, kami ingin memotivasi lahirnya penulis-penulis baru dari Kotabaru yang mampu bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kabid Layanan Perpustakaan, Sofyan Hamid, S.Pd, M.Pd, yang mengungkapkan bahwa kegiatan bedah buku merupakan agenda tahunan Dispersip dan menjadi salah satu strategi memperkuat interaksi literasi di Kotabaru.
“Ini sudah menjadi program rutin yang kami anggarkan setiap tahun. Bedah buku adalah bagian dari indikator pengembangan literasi di Kotabaru. Kami berharap ini menjadi titik awal agar karya-karya lokal mampu bersaing di tingkat nasional. Untuk itu, kegiatan seperti ini akan terus kami laksanakan dengan dukungan semua pihak, termasuk media agar semangat literasi terus tersebar luas,” jelasnya.
Sofyan juga menambahkan, bedah buku ini mengundang berbagai lapisan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga komunitas literasi.
"Sasaran awal kita memang dari lingkungan sekolah karena lebih mudah mengenalkan literasi kepada generasi muda. Namun, ke depan, targetnya adalah meningkatkan minat baca masyarakat secara umum,” katanya.
Ratih Ayuningrum, M.Pd, selaku penulis buku dan narasumber, menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan Dispersip Kotabaru.
“Saya berterima kasih kepada Dispersip yang telah memberikan ruang apresiasi. Buku ini berisi delapan cerpen yang terinspirasi dari pengalaman, hasil observasi, hingga imajinasi. Semoga ini dapat memotivasi penulis muda untuk terus berkarya,” tutur Ratih.
Sementara itu, Bupati Kotabaru yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Zainal Arifin, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan kebiasaan membaca.
“Teknologi informasi membawa kemudahan, namun juga membuat sebagian aktivitas membaca dan menulis berkurang. Kita harus bijak memanfaatkannya agar sisi positif lebih dominan. Literasi tetap harus menjadi prioritas untuk membangun masyarakat yang cerdas,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Kotabaru berharap literasi menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat dan karya-karya anak daerah terus berkembang, sejalan dengan visi-misi Kotabaru Hebat. (ril/red)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250














