- Filipina Darurat Energi, Menteri ESDM: Stok Energi Kita Aman di Tengah Krisis Global
- [HOAKS] Presiden Prabowo Minta Maaf terkait Ikut Board of Peace dan akan Kembalikan Rp17 Triliun
- Kemlu: Iran Beri Lampu Hijau untuk Kapal Tanker Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz
- 177 ASN Banjarbaru Naik Pangkat, Kinerja Jadi Penentu
- Pemprov Kalsel Sampaikan RLPPD 2025, Indikator Kinerja Pemerintahan Semakin Meningkat
- Tentunda 7 Tahun, Pemprov Kalsel Usulkan Ulang Rencana Pembangunan Rusun ASN
- Seleksi JPT Pratama Resmi Dibuka, Pemprov Kalsel Gelar Seleksi Terbuka dan Transparan
- Mendagri Pastikan WFH Tak Ganggu Layanan Esensial
- Pemkab Kotabaru Gelar Pra Musrenbang PPPS Tahun 2026
- Prabowo Perintahkan Percepatan Waste to Energy, Sampah Jadi Energi di Kota-Kota Besar
Diskominfo Samarinda Terima Kunjungan Diskominfo Jawa Barat, Bahas Aplikasi Berbasis Keluarga

Keterangan Gambar : Kunjungan kerja Diskominfo Jabar ke Diskominfo Samarinda, Kamis (7/11/24)
SAMARINDA, BORNEOPOS.COM - Dalam rangka memperkuat tata kelola dan pengembangan aplikasi berbasis data keluarga, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat melaksanakan kunjungan kerja ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda, Kamis (07/11/2024).
Baca Lainnya :
- SMKN 2 Kotabaru Sukses Gelar Job Fair 2024, Ratusan Pencaker Langsung Masukan Lamaran0
- Polda Kalsel Buka Penerimaan Bintara Kompetensi Khusus T.A 2025, Daftar Segera!0
Rombongan ini dipimpin oleh Muhammad Deni Hendriawan, S.Si., yang bertindak sebagai koordinator tim pengembangan aplikasi pada bidang Aptika, didampingi oleh Indri Koesnadi, S.Kom., M.T., dan Mohammad Ibrohim, S.Kom., M.Kom., sebagai Pranata Komputer Ahli Muda, serta beberapa anggota rombongan lainnya.
Kunjungan diterima oleh Sekretaris Diskominfo Kota Samarinda, Suparmin, S.E., M.Eng., beserta tim ahli aplikasi dari bidang aplikasi dan layanan e-government.
Diskusi yang berlangsung hangat ini membahas berbagai aspek layanan berbasis digital, khususnya terkait sistem layanan kependudukan yang diterapkan di Kota Samarinda.
Diskominfo Jawa Barat menanyakan sejumlah hal penting terkait layanan digital kependudukan, antara lain: apakah Samarinda memiliki sistem layanan kependudukan khusus, bagaimana bentuk kerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta sejauh mana integrasi data dan informasi dilakukan.
Tim juga menelusuri perbedaan alur layanan kependudukan berbasis digital dan manual serta model layanan kependudukan terintegrasi yang diterapkan di antara berbagai aplikasi yang ada.
Pertukaran informasi dalam diskusi ini diharapkan mampu memperkaya pemahaman kedua belah pihak dalam pengelolaan layanan berbasis data kependudukan yang lebih efisien dan terintegrasi. Diskominfo Kota Samarinda juga berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan layanan digital di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Kunjungan ini menandai pentingnya kerja sama lintas daerah dalam memperkuat tata kelola aplikasi, khususnya dalam layanan kependudukan yang terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi. (ril/saiful)


Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0
Berita KALTIM














