- Perkuat Pondasi Ragam Keyakinan dan Ikatan Tradisi, LK3 Banjarmasin Gelar Expo Religi Ke-11
- MUI Kalsel Gelar Dialog Mitigasi Bencana, Hadirkan Tokoh
- Opini | Tegas! KBB Keluarkan Tiga Rekomendasi Soal Demokrasi dan Kebangsaan
- Karhutla Kalsel, Gubernur Minta 300 Perusahaan di Banua Aktif Bantu Tangani Kebakaran
- Menhut dan Kepala BNPB Monitoring Karhutla di Kalsel, Lebih 23 ribu Hektar Lahan Terbakar
- Tandatangani PKS, Pemkab Kotabaru Optimis Pelayanan Administrasi Kependudukan Semakin Meningkat
- Gubernur Muhidin Turun Langsung Padamkan Titik Api di Kawasan Rumah Sakit Sambang Lihum
- Pemprov Kalsel Perkuat Pengembangan Meratus UNESCO Global Geopark
- Pemprov Kalsel Terus Jaga Kestabilan Harga, Pantau Distrubusi Pangan di Daerah
- Ayo Bersantai Sambil Nikmati Live Musik di Bukit Mamake
Diskominfo Samarinda Terima Kunjungan Diskominfo Jawa Barat, Bahas Aplikasi Berbasis Keluarga

Keterangan Gambar : Kunjungan kerja Diskominfo Jabar ke Diskominfo Samarinda, Kamis (7/11/24)
SAMARINDA, BORNEOPOS.COM - Dalam rangka memperkuat tata kelola dan pengembangan aplikasi berbasis data keluarga, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat melaksanakan kunjungan kerja ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda, Kamis (07/11/2024).
Baca Lainnya :
- SMKN 2 Kotabaru Sukses Gelar Job Fair 2024, Ratusan Pencaker Langsung Masukan Lamaran0
- Polda Kalsel Buka Penerimaan Bintara Kompetensi Khusus T.A 2025, Daftar Segera!0
Rombongan ini dipimpin oleh Muhammad Deni Hendriawan, S.Si., yang bertindak sebagai koordinator tim pengembangan aplikasi pada bidang Aptika, didampingi oleh Indri Koesnadi, S.Kom., M.T., dan Mohammad Ibrohim, S.Kom., M.Kom., sebagai Pranata Komputer Ahli Muda, serta beberapa anggota rombongan lainnya.
Kunjungan diterima oleh Sekretaris Diskominfo Kota Samarinda, Suparmin, S.E., M.Eng., beserta tim ahli aplikasi dari bidang aplikasi dan layanan e-government.
Diskusi yang berlangsung hangat ini membahas berbagai aspek layanan berbasis digital, khususnya terkait sistem layanan kependudukan yang diterapkan di Kota Samarinda.
Diskominfo Jawa Barat menanyakan sejumlah hal penting terkait layanan digital kependudukan, antara lain: apakah Samarinda memiliki sistem layanan kependudukan khusus, bagaimana bentuk kerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta sejauh mana integrasi data dan informasi dilakukan.
Tim juga menelusuri perbedaan alur layanan kependudukan berbasis digital dan manual serta model layanan kependudukan terintegrasi yang diterapkan di antara berbagai aplikasi yang ada.
Pertukaran informasi dalam diskusi ini diharapkan mampu memperkaya pemahaman kedua belah pihak dalam pengelolaan layanan berbasis data kependudukan yang lebih efisien dan terintegrasi. Diskominfo Kota Samarinda juga berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan layanan digital di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Kunjungan ini menandai pentingnya kerja sama lintas daerah dalam memperkuat tata kelola aplikasi, khususnya dalam layanan kependudukan yang terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi. (ril/saiful)


Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0














