- Dispora Kalsel Seleksi Wirausaha Muda Berprestasi, Dorong UMKM Berbasis Kearifan Lokal
- Duta Pepelingasih Kalsel 2026 Resmi Terpilih, Siap Jadi Agen Perubahan Pelestarian Lingkungan
- Perkuat Sektor Perkebunan dan Peternakan Daerah, Disbunnak Kalsel Dukung Program KDMP
- Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Lintas Sektoral untuk Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama
- Diskominfo Kalsel Sosialisasikan Aplikasi E-Absen dan E-Performance kepada Admin SMA dan SMK
- Dispora Kalsel Tingkatkan Profesionalisme Wasit dan Juri Tiga Cabor Melalui Pelatihan Bersertifikat
- Gubernur H. Muhidin Sampaikan Rancangan KUPA dan PPAS di Rapat Paripurna DPRD Kalsel
- HUT ke-76, IGTKI-PGRI Kotabaru Kukuhkan Pengurus Baru
- 16 Tim Pelajar Putri Rebut juara diPERWOSI CUP I 2026
- Pemkab Kotabaru Hadiri Sosialisasi ASN Pra Pensiun dan Silaturahmi Pengajian Nasabah Pensiunan BSI
Buruknya Pelayanan Publik Di Jalan Raya, Mengakibatkan Rawannya Kecelakaan Lalu Lintas

Keterangan Gambar : Forum Ambin Demokrasi saat urun rembuk, Senin (13/01/25).
(Press Release Forum Ambin Demokrasi)
Baca Lainnya :
- Suwanti Pimpin Paripurna Penetapkan Rusli dan Syairi Sebagai Bupati dan Wabup Terpilih 2025-20300
- Sekda Kotabaru Hadiri Paripurna DPRD, Agenda Penetapan Bupati/Wakil Bupati Terpilih 2025-20300
Banjarmasin, Borneo Pos -- Insiden kecelakaan beruntun di Jalan S Parman, Jembatan Kayu Tangi Banjarmasin, Sabtu 11 Januari 2025, pukul 21.00 wita, akibat rem blong sebuah truk teronton yang meluncur laju menuruni jembatan, menabrak beberapa mobil yang berada di depannya, sehingga sejumlah penumpang harus dilarikan kerumah sakit karena mengalami cidera.
Rawannya kecelakaan lalu lintas, memberikan gambaran tentang masih buruknya pelayanan publik di jalan raya. Peristiwa akibat rem blong truk teronton di Jalan S Parman tersebut, merupakan fenomena gunung es, yang menegaskan bahwa Pemerintah Daerah dan Kepolisian:
1.Belum bekerja maksimal dan bahkan sangat tidak profesional dalam memberikan pelayanan bagi seluruh warga pengguna jalan raya;
2.Tidak tegas dalam menjaga penggunaan jalan raya, sebagai mana fungsinya mengutamakan kepentingan publik, terbukti jalan raya dalam kota yang padat lalu lintas, juga dilalui kendaraan besar seperti truk teronton dan sangat membahayakan pengguna jalan lainnya;
3.Masih maraknya jalan raya di berbagai ruas jalan di wilayah Kabupaten, yang jalan tersebut sebenarnya diperuntukkan untuk masyarakat umum, justru digunakan untuk angkutan batubara dan kelapa sawit yang melebihi muatan, berpotensi merusak badan jalan dan mengakibatkan rawan kecelakaan;
4.Belum maksimalnya Uji KIR untuk memeriksa kendaraan bermotor secara rutin, agar seluruh jenis kendaraan layak digunakan di jalan raya, sehingga tidak membahayakan penggunaan jalan lainnya;
5.Belum memprioritaskan keselamatan warga di atas segalanya, sehingga tidak ada perlindungan dalam pelayanan lalu lintas secara maksimal, bahkan penegakan hukum pelanggar lalu lintas masih dianggap sebagai kelalaian, bukan bentuk kejahatan;
Atas kenyataan tersebut, FORUM AMBIN DEMOKRASI sebagai kelompok masyarakat sipil yang peduli dengan kerja pemerintahan dan Kepolisian dalam melayani warganya, ingin mengingatkan agar pelayanan publik di jalan raya wajib dibenahi secara serius dan sungguh-sungguh, supaya angka kecelakaan lalu lintas, terutama yang beresiko bagi keselamatan manusia diminimalkan. Pemerintah dan Kepolisian hendaknya memperkuat semangat profesionalisme pelayanan publik, sehingga peradaban di jalan raya semakin meningkat.
Banjarmasin, 13 Januari 2025
FORUM AMBIN DEMOKRASI
Abdul Haris Makkie;
Berry Nahdiah Furqon;
Hairansyah;
IBG Dharma Putra;
Khairiadi Asa;
Nasrullah;
Nanik Hayati;
Noorhalis Majid;
Muhammad Effendy;
Radius Ardanias Hadariah;
Suriani Hair;
Siti Hamidah;
Udiansyah;
Winardi Sethiono;
Baca Lainnya :
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
Berita KALSEL












