- Gubernur Kalsel H. Muhidin Sampaikan Duka Mendalam atas Musibah KM Virgo Transport 8
- Genjot Kemajuan Daerah, Bupati Tinjau Pembagunan Jalan Tembus Jembatan Tanjung Serdang
- Gekrafs Binaan Disparpora Siap Promosikan Gula Aren Tirawan Kotabaru di CAEXPO 2026 China
- Pantai Risalo Tanjung Selayar, Tawarkan Keindahan Asri nan Alami
- Kadisparpora Kotabaru Dorong Kaum Muda Saijaan Lahirkan Karya Film
- Penutupan Pelatihan Paskibraka Kalsel 2026; Gubernur Titipkan Masa Depan Daerah, Bangsa dan Negara
- Gubernur H. Muhidin: Kalsel Perkuat Pilar Indonesia Merawat Kehidupan Beragama
- Sekdaprov Kalsel Pimpin Visitasi PKN Tingkat II Angkatan XVIII ke Jawa Timur
- Momentum Harjad ke 76 Kalsel, Gubernur H. Muhidin Berikan Berbagai Penghargaan
- Pamor Borneo 2026 Himpun LoI Investasi Senilai Rp64,45 Triliun
Bupati Kotabaru Pantau Perkembangan Pembangunan Jembatan Pulau Laut Berbiaya Rp. 6,1 Triliun

Keterangan Gambar : Bupati Kotabaru dan rombongan saat meninjau perkembangan pembangunan jembatan pulau laut, Rabu (29/4/2026).
Kotabaru, Borneopos.com - Bupati Kotabaru menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) strategis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (29/4) Bertempat di Lokasi Pembangunan (PT.PP) Tanah Merah Kabupaten Tanah Bumbu.
Baca Lainnya :
- Kembangkan Kawasan Baru, Bupati Kotabaru Cek Lahan Pemda 2 Ribu Hektar di Pulau Laut Kepulauan0
- Pemkab kotabaru Gelar Rapat persiapan Penilaian dan Verifikasi Program Peningkatan Kualitas Keluarga0
Forum ini bertujuan memperkuat koordinasi terkait Program Strategis Nasional (PSN) khususnya Jembatan Pulau Laut yang Turut dihadiri Asisten II setda Tanah Bumbu, Tenaga Ahli Gubernur, Perwakilan Kepala Balai pelaksana jalan nasional prov. kalsel, perwakilan Dinas Terkait serta Seluruh Kontraktor yang terlibat dalam Pembangunan Jembatan Pulau Laut.
Agenda utama dalam pertemuan tersebut menyoroti keberlanjutan pembangunan Jembatan Pulau Laut yang menghubungkan daratan Kalimantan dengan Pulau Laut yang juga masuk ke dalam 10 program prioritas Gubernur Kalimantan Selatan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029.
Dalam keterangannya, Bupati Kotabaru menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah untuk mengawal setiap kebijakan strategis agar berjalan selaras antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten.
“Kami sangat mendukung penuh akselerasi pembangunan ini, terutama Jembatan Pulau Laut. Proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan urat nadi ekonomi yang akan menjadi akses vital bagi konektivitas wilayah kita,” ujar Bupati.
.jpg)
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberadaan Jembatan ini menjadi harapan terbesar masyarakat kotabaru, khususnya dalam perkembangan pariwisata serta untuk meninggkatkan prekonomian masyarakat kotabaru, melihat membludaknya kunjungan masyarakat Luar daerah ke objek wisata yang ada di kotabaru.
Senada dengan disampaikan Bupati Kotabaru, sekdakab Eka safrudin juga mengatakan jembatan tersebut juga diharapkan menjadi solusi permanen dalam membuka isolasi wilayah. Dengan akses yang lebih terbuka, arus distribusi barang dan jasa akan semakin lancar, yang pada akhirnya akan menurunkan biaya logistik dan meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat Kotabaru.
"Melalui sinergi dan kolaborasi yang erat antar pemangku kepentingan, diharapkan seluruh program strategis ini dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Kotabaru"ujarnya
Pada kesempatan yang sama, Fajar Tim Ahli Gubernur mengingatkan Kepada para Kontraktor agar bekerja secara maksimal mengingat pentingnya pembangunan Jembatan yang menghubungkan Pulau Laut dengan daratan kalomantan tersebut yang memerlukan biaya tidak sedikit.
"Gubernur Kalimantan selatan berpesan, semoga tidak ada kendala yang signifikan terjadi ketika melaksnakan pembangunan jembatan ini, dan sesuai target di tahun 2028 akhir jembatan ini bisa selesai dan dapat difungsikan"ucapnya
Kemudian, pihak pelaksana Pembangunan Jembatan Penghubung daratan kalimantan dengan Pulau laut juga diminta untuk melaporkan progres pengerjaannya kepada Pihak Provinsi Kalsel, Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bimbu
Perlu diketahui pengerjaan jembatan pulau laut dengan panjang 6,4 Km sudah berjalan sejak tahun 2024-2028 dengan Total anggaran hingga fungsional mencapai Rp.6.148.196.137.268.43 dengan sumber dana APBD dan APBN. (ril/red)
.jpg)
.jpg)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250

.jpg)


.jpg)







