- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
- Pemprov kalsel Dorong Penyusunan RUU Kab/Kota untuk 4 Wilayah di Banua
- Ditengah Lesunya Ekonomi, Warga Kotabaru Harus Beli Air Bersih Rp. 120 Ribu per Tandon
- Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake Lewat Trail Run Tahura Sebatung
- Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi
Bunda Literasi Kalsel Ajak Seluruh SKPD Bangun Pojok Baca Lewat Semesta Buku 2026

Keterangan Gambar : Bazar buku, bedah buku bersama penulis nasional dan lokal, aneka lomba, talkshow, workshop, hingga bimbingan teknis di Aula Dispersip Kalsel, Banjarmasin, Sabtu (27/6/2026).
Kalsel, Borneopos.com - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan resmi menggelar Semesta Buku 2026, sebuah kegiatan literasi yang memadukan bazar buku, bedah buku bersama penulis nasional dan lokal, aneka lomba, talkshow, workshop, hingga bimbingan teknis. Kegiatan yang berlangsung di Aula Dispersip Kalsel, Banjarmasin, pada Sabtu (27/6/2026), diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan budaya membaca di Banua.
Baca Lainnya :
- Peringatan HANI 2026, YPR Kobra dan Dinsos Kalsel Ajak Masyarakat Lawan Narkoba0
- Gubernur Kalsel Tinjau Rencana Pembangunan Gedung Kedokteran Nuklir dan Pusat Layanan Jantung0
Bunda Literasi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat budaya literasi di daerah.
“Kegiatan ini merupakan upaya luar biasa untuk meningkatkan budaya literasi di Kalimantan Selatan. Saya berharap gema acara ini dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat Banua dan memenuhi harapan akan kegiatan literasi bermutu di Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Semesta Buku 2026, di antaranya Gramedia, Bank Indonesia, dan Bank Kalsel.
“Karena kita mendapat peringkat terendah, mudah-mudahan seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dapat mengadakan atau mengaktifkan perpustakaan-perpustakaan kecil di masing-masing dinas,” tegasnya.
Menurutnya, keberadaan fasilitas membaca di lingkungan kerja akan membantu menumbuhkan budaya literasi di kalangan aparatur sipil negara (ASN).
Sebagai bentuk dukungan, Dispersip Kalsel siap memberikan bantuan koleksi buku bermuatan lokal (local content) kepada SKPD yang menyediakan fasilitas membaca. Bantuan tersebut diharapkan menjadi stimulan bagi instansi pemerintah untuk terus mengembangkan budaya literasi.
Sementara itu, Kepala Dispersip Kalsel, Sri Mawarni, mengatakan Semesta Buku 2026 akan berlangsung selama sembilan hari, mulai 27 Juni hingga 5 Juli 2026. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang edukasi, inklusi sosial, dan pengembangan diri bagi masyarakat Kalimantan Selatan.
Selain pameran dan bazar buku, berbagai kegiatan turut diselenggarakan, seperti lomba tahfiz, lomba mewarnai untuk peserta PAUD dan TK, parenting bagi orang tua, sesi reading sharing, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga bimbingan teknis bagi pustakawan.
Mawarni menegaskan bahwa peningkatan indeks pembangunan literasi masyarakat memerlukan kolaborasi seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, perpustakaan, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat.
“Sinergi dan kebersamaan selalu kita kolaborasikan dalam meningkatkan literasi di seluruh Kalimantan Selatan.”
Ia menambahkan, pembangunan literasi tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kerja sama yang berkelanjutan dari berbagai pemangku kepentingan.
Selain meningkatkan kompetensi pustakawan melalui bimbingan teknis, Semesta Buku 2026 juga memberikan ruang apresiasi bagi penulis lokal melalui kegiatan bedah buku dan diskusi literasi.
Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan menghadirkan penulis buku best seller nasional “Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati”, Brian Krisna, yang dijadwalkan menyapa para pencinta literasi di Kalimantan Selatan pada penutupan acara.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250




.jpg)








