- Bupati Kotabaru Hadiri Penandatanganan Kontrak Lanjutan Pembangunan Jembatan Pulau Laut
- Pemkab Kotabaru Gelar Apel Pagi dan Halal Bihalal, ASN dihimbau Terbuka terhadap Kritik dan saran
- Wagub Kalsel Dorong Penguatan UMKM
- Bambang Dorong Hasnuryadi Lanjutkan Kepemimpinan KONI Kalsel 2026–2030
- Pemerintah Jamin Distribusi BBM ke Wilayah 3T
- Indonesia dan RRT Perkuat Kerja Sama Keamanan di Tengah Dinamika Global
- Pemkab Kotabaru Promosikan Potensi Wisata Daerah Lewat Giat Funbike
- Filipina Darurat Energi, Menteri ESDM: Stok Energi Kita Aman di Tengah Krisis Global
- [HOAKS] Presiden Prabowo Minta Maaf terkait Ikut Board of Peace dan akan Kembalikan Rp17 Triliun
- Kemlu: Iran Beri Lampu Hijau untuk Kapal Tanker Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz
BPMHP Kalsel Ditetapkan Sebagai Laboratorium Official Control, Wujud Nyata Arahan Gubernur

Keterangan Gambar : BPMHP Kalsel telah ditetapkan sebagai laboratorium official control, Kamis (6/11/2025).
Banjarbaru, Borneopos.com - Sebagai implementasi arahan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, untuk memperkuat daya saing dan jaminan mutu hasil perikanan daerah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalsel kembali mencatat capaian membanggakan.
Baca Lainnya :
- DESDM Kalsel Imbau Perusahaan Tambang Hentikan Aktivitas Saat Cuaca Ekstrem0
- Kontras, Jalan Karang Anyar 3 Dihiasi Kubangan di Tengah Kawasan Jalan Mulus0
Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Penerapan Mutu Hasil Perikanan (BPMHP) kini resmi ditetapkan sebagai laboratorium official control, sekaligus menjalin kerja sama strategis (MoU) dengan Badan Pengendalian Dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan Dan Perikanan (BPPMHKP), Badan Karantina Ikan, Hewan dan Tumbuhan Provinsi Kalimantan Selatan dan Badan Karantina Ikan, Hewan dan Tumbuhan Provinsi Kalimantan Tengah.
Kepala UPTD BPMHP DKP Kalsel, Yudita Nurdiana, menyampaikan bahwa penetapan ini menjadi bukti kepercayaan pemerintah pusat terhadap kapasitas BPMHP dalam memastikan mutu dan keamanan hasil perikanan di wilayah Kalimantan. Sesuai dengan SK KKP Nomor 30 Tahun 2025 tentang Penetapan Laboratorium Acuan dan Penguji dalam rangka Official Control Sistem Jaminan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan.
“Alhamdulillah, BPMHP Kalsel telah ditetapkan sebagai laboratorium official control. Ini merupakan amanah besar sekaligus kebanggaan bagi kami, karena di Indonesia hanya ada sepuluh laboratorium daerah yang mendapatkan penetapan tersebut, dan salah satunya adalah BPMHP Kalimantan Selatan,” ujar Yudita di Banjarbaru, Kamis (6/11/2025).
Dengan status official control, BPMHP memiliki kewenangan untuk melakukan pengujian resmi yang hasilnya diakui secara nasional, terutama dalam mendukung pengawasan mutu hasil perikanan dan pemenuhan persyaratan ekspor.
“Penetapan ini berarti hasil uji yang dikeluarkan oleh BPMHP dipastikan akurat dan dapat dipercaya. Dengan adanya akreditasi dan kerja sama ini, BPMHP mendapatkan kepercayaan untuk menjadi mitra teknis resmi Badan Karantina Ikan, Hewan dan Tumbuhan baik di Kalimantan Selatan maupun Kalimantan Tengah. Ini langkah besar dalam memperluas peran BPMHP di wilayah regional,” tambah Yudita.
Menurutnya, capaian tersebut sejalan dengan arahan Gubernur H. Muhidin agar seluruh lembaga teknis di bawah Pemprov Kalsel terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat kolaborasi antar instansi, dan menjamin kepercayaan publik terhadap produk lokal.
“Kami akan terus menjaga amanah ini dengan meningkatkan kinerja laboratorium dan layanan sertifikasi agar mutu hasil perikanan Kalsel semakin diakui, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tutup Yudita.
Penetapan BPMHP Kalsel sebagai laboratorium official control tidak hanya menandai peningkatan kapasitas teknis daerah, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam mewujudkan visi Kalimantan Selatan sebagai pusat perikanan yang berdaya saing dan berkelanjutan, sesuai dengan semangat pembangunan yang digelorakan Gubernur Muhidin. MC Kalsel/scw

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250













