- Gegara Ucapan *Bau Kentut* MD Tusuk Kepala Temannya Pakai Sangkur
- KNPI Kal-Sel Apresiasi Kinerja Polda pada HUT Bhayangkara ke-80
- BPSDMD Kalsel Tingkatkan Kompetensi ASN Melalui Sertifikasi Level-1 Pengadaan Barang dan Jasa
- Museum Lambung Mangkurat Gelar Pekan Cinta Museum 2026, Perkuat Edukasi Sejarah dan Budaya
- Hari Bhayangkara ke-80, Gubernur Kalsel Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jaga Keamanan Daerah
- Lebih dari 90 Persen Indikator EPSS Terpenuhi, Diskominfo Kalsel Optimistis Raih Nilai Lebih Baik
- Diskominfo Kalsel Optimalkan Anggaran 2027, Fokus Jaga Kualitas Layanan Publik Berbasis Digital
- Pemprov Kalsel Optimalkan Lumbung Pangan untuk Jaga Ketersediaan Beras di Daerah
- Pemprov Kalsel Perkuat Keamanan Pangan, Pelaku Usaha PSAT Didorong Kantongi Sertifikasi
- Lagi! Indocement Tarjun Raih Penghargaan Nasional atas Dukungan Program Imunisasi di Indonesia
Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Bebas Korupsi, Bupati Kotabaru Hadiri Rakor Dengan KPK RI
Keterangan Gambar : Bupati Kotabaru didampingi Pj. Sekda saat rakor bersama KPR RI, Rabu (19/3/2025).
Yogyakarta, Borneopos.com - Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli menghadiri Rapat Koordinasi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dalam rangka penguatan Kepala Daerah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang bebas korupsi pasca pelantikan. Kegiatan ini berlangsung di Jogja Expo Center (JEC) Daerah Istimewa Yogyakarta pada Rabu (19/03/2025).
Baca Lainnya :
- Chairil Anwar Ikuti Rakor Soal Korupsi Bersama KPK RI di Yogyakarta0
- Bupati Rusli Kunker ke Kementerian Perhubungan RI, Bawa Usulan Penting, Simak Isinya!0
Ketua KPK RI, Setyo Budiyanto dalam rapat koordinasi tersebut menekankan, bahwa komitmen kepala daerah dalam menjalankan pemerintahan yang transparan menjadi aspek utama yang harus diperkuat pasca-pelantikan.
Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa kepala daerah telah melewati berbagai tantangan sejak tahap pencalonan hingga pelantikan, oleh karena itu setelah resmi menjabat mereka, diharapkan dapat terus berkomitmen pada tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.
“Kepala daerah sudah melewati proses yang panjang yang dimulai dari pendidikan, pelatihan, hingga pemilihan, setelah pelantik dan mengucapkan sumpah, yang terpenting adalah menjaga komitmen untuk menjalankan pemerintahan yang baik,” jelasnya.
Sementara dari Kalimantan Selatan dihadiri antara lain Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, Pj. Sekretaris Daerah Kotabaru H. Eka Saprudin dan Inspektur Kotabaru H. Ahmad Fitriadi.
Kehadiri Bupati Kotabaru tersebut, merupakan sebagai bukti komitmen penuh dalam rangka mendukung mewujudkan pemerintahan daerah yang bersih, transparan dan akuntabel.
Rakor ini diikuti Pemerintah Daerah di wilayah Daerah Istimea Yogyakarya, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan. (ril/red)
Baca Lainnya :
- Laporan Dugaan Korupsi Kadis PUPR Kini Ditangani Kejari Kotabaru, Muslim: BP3K RI Akan Kawal0
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0













