- Perkuat Pondasi Ragam Keyakinan dan Ikatan Tradisi, LK3 Banjarmasin Gelar Expo Religi Ke-11
- MUI Kalsel Gelar Dialog Mitigasi Bencana, Hadirkan Tokoh
- Opini | Tegas! KBB Keluarkan Tiga Rekomendasi Soal Demokrasi dan Kebangsaan
- Karhutla Kalsel, Gubernur Minta 300 Perusahaan di Banua Aktif Bantu Tangani Kebakaran
- Menhut dan Kepala BNPB Monitoring Karhutla di Kalsel, Lebih 23 ribu Hektar Lahan Terbakar
- Tandatangani PKS, Pemkab Kotabaru Optimis Pelayanan Administrasi Kependudukan Semakin Meningkat
- Gubernur Muhidin Turun Langsung Padamkan Titik Api di Kawasan Rumah Sakit Sambang Lihum
- Pemprov Kalsel Perkuat Pengembangan Meratus UNESCO Global Geopark
- Pemprov Kalsel Terus Jaga Kestabilan Harga, Pantau Distrubusi Pangan di Daerah
- Ayo Bersantai Sambil Nikmati Live Musik di Bukit Mamake
Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Bebas Korupsi, Bupati Kotabaru Hadiri Rakor Dengan KPK RI
Keterangan Gambar : Bupati Kotabaru didampingi Pj. Sekda saat rakor bersama KPR RI, Rabu (19/3/2025).
Yogyakarta, Borneopos.com - Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli menghadiri Rapat Koordinasi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dalam rangka penguatan Kepala Daerah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang bebas korupsi pasca pelantikan. Kegiatan ini berlangsung di Jogja Expo Center (JEC) Daerah Istimewa Yogyakarta pada Rabu (19/03/2025).
Baca Lainnya :
- Chairil Anwar Ikuti Rakor Soal Korupsi Bersama KPK RI di Yogyakarta0
- Bupati Rusli Kunker ke Kementerian Perhubungan RI, Bawa Usulan Penting, Simak Isinya!0
Ketua KPK RI, Setyo Budiyanto dalam rapat koordinasi tersebut menekankan, bahwa komitmen kepala daerah dalam menjalankan pemerintahan yang transparan menjadi aspek utama yang harus diperkuat pasca-pelantikan.
Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa kepala daerah telah melewati berbagai tantangan sejak tahap pencalonan hingga pelantikan, oleh karena itu setelah resmi menjabat mereka, diharapkan dapat terus berkomitmen pada tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.
“Kepala daerah sudah melewati proses yang panjang yang dimulai dari pendidikan, pelatihan, hingga pemilihan, setelah pelantik dan mengucapkan sumpah, yang terpenting adalah menjaga komitmen untuk menjalankan pemerintahan yang baik,” jelasnya.
Sementara dari Kalimantan Selatan dihadiri antara lain Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, Pj. Sekretaris Daerah Kotabaru H. Eka Saprudin dan Inspektur Kotabaru H. Ahmad Fitriadi.
Kehadiri Bupati Kotabaru tersebut, merupakan sebagai bukti komitmen penuh dalam rangka mendukung mewujudkan pemerintahan daerah yang bersih, transparan dan akuntabel.
Rakor ini diikuti Pemerintah Daerah di wilayah Daerah Istimea Yogyakarya, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan. (ril/red)
Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- Laporan Dugaan Korupsi Kadis PUPR Kini Ditangani Kejari Kotabaru, Muslim: BP3K RI Akan Kawal0














