- Bupati Kotabaru Hadiri Penandatanganan Kontrak Lanjutan Pembangunan Jembatan Pulau Laut
- Pemkab Kotabaru Gelar Apel Pagi dan Halal Bihalal, ASN dihimbau Terbuka terhadap Kritik dan saran
- Wagub Kalsel Dorong Penguatan UMKM
- Bambang Dorong Hasnuryadi Lanjutkan Kepemimpinan KONI Kalsel 2026–2030
- Pemerintah Jamin Distribusi BBM ke Wilayah 3T
- Indonesia dan RRT Perkuat Kerja Sama Keamanan di Tengah Dinamika Global
- Pemkab Kotabaru Promosikan Potensi Wisata Daerah Lewat Giat Funbike
- Filipina Darurat Energi, Menteri ESDM: Stok Energi Kita Aman di Tengah Krisis Global
- [HOAKS] Presiden Prabowo Minta Maaf terkait Ikut Board of Peace dan akan Kembalikan Rp17 Triliun
- Kemlu: Iran Beri Lampu Hijau untuk Kapal Tanker Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz
Wisata Susur Sungai Barito Dengan Kapal Bergaya Pinisi Makin Diminati Wisatawan

Keterangan Gambar : Kapal Pinisi Barito River Cruise sandar di dermaga, Senin (22/9/2025).
Banjarmasin, Borneopos.com - Menyusuri Sungai Barito kini tak lagi sekadar menikmati pemandangan alam dari tepian. Sejak resmi diluncurkan pada 13 Februari 2025, kapal wisata bergaya Pinisi milik PT Ambapers, Barito River Cruise, langsung mencuri perhatian wisatawan lokal hingga mancanegara.
Baca Lainnya :
- Pesona Budaya Pesisir Kotabaru, Festival Adat Katir Race 2025 di Pulau Kerayaan0
- Ratusan Guru Madrasah di Kotabaru Ikuti Seminal Nasional: how to be a great teacher0
Beroperasi setiap hari dengan tiga jadwal layar pagi, sore, dan malam kapal ini menawarkan pengalaman berlayar eksklusif dengan nuansa tradisional dan fasilitas modern.
Direktur Utama PT Ambapers, Zulfadli Gazali, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat dan wisatawan terhadap layanan ini terus meningkat pesat.
“Alhamdulillah sejak launching, peminatnya terus bertambah. Sekarang kami sudah punya tiga trip harian, dan semua jadwal sudah mulai penuh bahkan hingga beberapa hari ke depan,” ungkap Zulfadli di Banjarmasin, Senin (22/9/2025).
Kapal Pinisi yang melayani rute wisata dari Banjarmasin hingga Jembatan Barito ini bahkan telah berhasil mencapai break even point (BEP) hanya dalam waktu kurang dari 5 bulan operasional.
“Pendapatan sudah melampaui target, bahkan sudah balik modal sejak Juni-Juli lalu. Ini karena permintaan terus meningkat dan kita memang kerjasama dengan banyak pihak,” ujarnya.
Menurut Zulfadli, wisatawan yang menggunakan jasa Barito River Cruise datang dari berbagai kalangan baik wisatawan lokal, domestik, maupun internasional.
“Beberapa dari luar negeri juga sudah mencoba. Ini jadi potensi besar untuk sektor pariwisata sungai di Kalimantan Selatan,” tambahnya.
Barito River Cruise menyediakan beberapa pilihan paket wisata, dengan tarif yang disesuaikan durasi dan tujuan yaitu Pulau Kembang (Paket Wisata 40 orang): Rp 9.500.000, Sungai Barito (Durasi 3,5 jam): Rp 12.000.000, Reguler per orang: Rp 250.000 (termasuk musik, makan, dan snack).
Selain itu, rute-rute khusus seperti wisata mancing atau acara privat juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.
“Kalau ada permintaan khusus seperti untuk mancing atau gathering perusahaan, kita siap. Rute terjauh saat ini masih sampai Jembatan Barito, tapi bisa disesuaikan dengan kebutuhan penyewa,” jelas Zulfadli.
Dengan desain kapal bergaya Pinisi yang ikonik, lengkap dengan layanan hiburan dan kuliner di atas kapal, Barito River Cruise kini menjadi daya tarik wisata unggulan yang memperkaya destinasi pariwisata air di Kalimantan Selatan. (Red/MCKalsel)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250













