- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
Menko Polkam Apresiasi Penanganan Karhutla di Kalsel, BPBD Perkuat Lima Posko Lapangan

Keterangan Gambar : BPBD Kalsel Perkuat Lima Posko Lapangan
Kalsel, Borneopos.com - Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Ronny Eka Saputra, mengatakan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI memberikan apresiasi terhadap upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat meninjau lokasi kebakaran di Banjarbaru, Sabtu (1/8/2026).
Baca Lainnya :
- Menko Polkam Optimistis Karhutla Kalsel Terkendali, Tekankan Sinergi dan Kepedulian Masyarakat0
- Hasnuryadi Sulaiman: Sinergi Kuat Banua Hebat Jadi Fondasi Pembangunan dan Keamanan Kalsel0
Menurut Ronny, dalam kunjungan tersebut Menko Polkam meninjau lokasi kejadian, kondisi di lapangan, serta fasilitas pendukung penanganan karhutla. Arahan utama yang disampaikan adalah agar keselamatan personel selalu menjadi prioritas dan setiap titik api segera ditangani sebelum meluas.
“Beliau berpesan agar keselamatan personel diutamakan. Apabila mulai muncul titik api, jangan sampai membesar dan jangan sampai dibiarkan sehingga tidak dapat ditangani dengan baik,” ujar Ronny.
Ia menjelaskan, hingga saat ini kejadian karhutla di Kalimantan Selatan masih didominasi wilayah selatan. Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kalsel telah mendirikan lima posko lapangan, termasuk Pos Pantau Pengayuan yang berada di kawasan ring 1 Bandara Internasional Syamsudin Noor.
“Sampai hari ini sudah sekitar 500 kejadian karhutla dan seluruhnya berhasil ditangani. Pos lapangan kami tempatkan di kawasan ini karena menjelang siang suhu permukaan meningkat sehingga berpotensi memicu kebakaran,” katanya.
Ronny menambahkan, pola karhutla tahun ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya wilayah utara lebih dominan, kini kawasan selatan seperti Pengayuan, Bati-Bati, Kurau, dan sekitarnya menjadi daerah yang lebih dahulu terdampak sehingga menjadi fokus pengawasan BPBD Kalsel.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250




.jpg)








