- Perkuat Ekosistem Digital, Diskominfo Kalsel Hadiri Forkomsanda di DIY
- Dispora Kalsel Bekali Wirausaha Muda Kuasai Strategi Pemasaran Digital
- RSGM Gusti Hasan Aman Sosialisasikan SI BEKANTAN NASAR, Perkuat Transformasi Digital
- WALHI Kalsel Desak Pemerintah Tindak Tegas Perusahaan Perusak Lingkungan
- Pemkab Kotabaru Apresiasi Kelulusan Siswa SMPN 1 Kotabaru, Dorong Generasi Muda Raih Prestasi
- Kadispapora Hadiri Musen VIII Dewan Kesenian Kabupaten Kotabaru
- SLB-C Pembina Lahirkan Kemandirian Siswa Melalui Program Vokasi Berprestasi Internasional
- Hari Jadi ke-76 Kalsel Akan Dipusatkan di Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari
- Jaga Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah
- Dispora Kalsel Siapkan Pelatihan Wasit dan Juri untuk Tingkatkan Mutu Tenaga Keolahragaan
Sijago Merah Mengamuk di Gunung Mandar Kotabaru, Relawan Damkar Sigap Padamkan Api

Keterangan Gambar : Proses pemadaman api di gunung mandar, Minggu (22/2/2025).
Kotabaru, Borneo Pos -- Kebakaran yang terjadi di RT 8 Kelurahan Baharu Selatan (Gunung Mandar) Kotabaru membuat panik warga sekitar, kobaran api mulai membesar dan melalap rumah warga pada Minggu (23/2/2025) sekira jam 10.34 Wita.
Baca Lainnya :
Awal terjadi kebakaran, terlihat warga sekitar membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya mengambil air yang ada di sekitar rumah warga.
Tak lama berselang, turun tim Relawan BPK dan lainnya bergabung dengan warga untuk memadamkan api, akhirnya sekira jam 11.00 Wita api dapat dikuasai dan dipadamkan.
Helmi, warga RT 8 Baharu Selatan mengatakan kebakaran bermula dari bagian tengah diduga ada korsleting listrik.
"Itu rumah orangtua saya, pada saat kebakaran rumahnya sedang kosong orangnya sedang bekerja di luar," tutur Helmi.
Helmi mengatakan proses pemadaman kebakaran selain dibantu warga juga di bantu relawan BPK. Helmi memperkirakan kerugian dari 3 unit rumah dan 1 rumah yang kena belakangnya saja itu sekitar Rp300 juta.
Helmi berharap keluarganya yang rumahnya terbakar itu segera mendapat bantuan.
"Harapannya, mudahan lekas ada bantuan sekiranya orangtua saya punya rumah lagi," ungkapnya.(ril)

Baca Lainnya :














