- Gubernur Kalsel H. Muhidin Sampaikan Duka Mendalam atas Musibah KM Virgo Transport 8
- Genjot Kemajuan Daerah, Bupati Tinjau Pembagunan Jalan Tembus Jembatan Tanjung Serdang
- Gekrafs Binaan Disparpora Siap Promosikan Gula Aren Tirawan Kotabaru di CAEXPO 2026 China
- Pantai Risalo Tanjung Selayar, Tawarkan Keindahan Asri nan Alami
- Kadisparpora Kotabaru Dorong Kaum Muda Saijaan Lahirkan Karya Film
- Penutupan Pelatihan Paskibraka Kalsel 2026; Gubernur Titipkan Masa Depan Daerah, Bangsa dan Negara
- Gubernur H. Muhidin: Kalsel Perkuat Pilar Indonesia Merawat Kehidupan Beragama
- Sekdaprov Kalsel Pimpin Visitasi PKN Tingkat II Angkatan XVIII ke Jawa Timur
- Momentum Harjad ke 76 Kalsel, Gubernur H. Muhidin Berikan Berbagai Penghargaan
- Pamor Borneo 2026 Himpun LoI Investasi Senilai Rp64,45 Triliun
Said Akhmad Buka Pelatihan Pencegahan Dan Mitigasi Bencana Kabupaten Kotabaru

Keterangan Gambar : Sekdakab Said Akhmad, saat membuka pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana, Senin (20/8/24)
Borneopos.com, Kotabaru - Badan penanggulangan bencana daerah kabupaten Kotabaru menyelenggarakan pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana,yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah H.Said Akhmad,MM berlangsung di Aula lantai 2 Kantor sebelimbingan,Selasa (20/08/2024).
Baca Lainnya :
- Hj. Fatma Idiana Ajak Pelajan MAN Kotabaru Cegah Perundungan Dan Kekerasan Di Sekolah0
- Duta Perlindungan Anak dan Perempuan Hj. Fatma Idiana : Stop Bullying0
Dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah mengatakan atas nama pemerintah daerah sangat mengapresiasi kepada BPBD kabupaten Kotabaru adanya kegiatan pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana, dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas pemahaman tentang konsep dasar dan teori serta kemampuan dalam mitigasi bencana.
"Mitigasi bencana dilakukan kejadian bencana, guna meminimalkan korban dan kerugian serta meningkatkan pemahaman tentang konsep dasar dan teori mitigasi bencana," ucapnya.
Perlu diketahui,wilayah kabupaten Kotabaru apabila ditinjau dari aspek geografis memiliki potensi terjadi bencana alam cukup tinggi, terutama tanah longsor dan banjir.
Meskipun bencana tersebut tidak diharapkan,namun perlu untuk tetap siap siaga dan selalu waspada apabila sewaktu waktu hal itu terjadi.

"Harapannya para peserta yang mengikuti dapat lebih memahami tindakan preventif yang perlu dilakukan serta cara mengurangi resiko bencana yang mungkin terjadi. Serta mendapatkan informasi dalam hal tanggap bencana sehingga bisa menjadi informan terhadap masyarakat lainnya,"harap sekda.
Untuk BPBD sendiri harap selalu siap siaga apabila ada bencana yang terjadi dikotabaru,dengan harapan mudah mudahan Kotabaru tidak ada bencana sama sekali.
Sementara itu,Sekretaris BPBD Faisal Muhdi,S.Kom mengatakan resiko bencana dikabupaten Kotabaru ditahun 2023 berada pada nomor 3 tertinggi dan beresiko tinggi dikalimantan selatan.Maka dari itu pelatihan kali ini menjadi kegiatan untuk meningkatkan kapasitas aparatur guna mencegah dan memitigasi bencana.
Apabila indeks risiko bencana kabupaten Kotabaru menurun,maka keuntungan dari hal tersebut adalah meningkatnya pendapatan asli Daerah dan meningkatkan pembangunan,perekonomian,pariwisata,maupun infrastruktur.
"Dengan harapan pelatihan ini dapat dilaksanakan dan diaplikasikan kepada masyarakat luas dan kami dari BPBD selalu siap siaga untuk pertolongan awal dalam bencana," harap Faisal Muhdi.
Pelatihan ini diikuti seluruh SKPD lingkup pemerintah kabupaten Kotabaru dan dengan 2 narasumber dalam kegiatan ini adalah dr.Djoko Santoso dari Dinas Kesehatan dan Donald Oharra Sinaga,ST,MM dari pemadam kebakaran Kotabaru.(rls/red)


Baca Lainnya :
- Masyarakat Keluhkan Kinerja Dinas PUPR Kotabaru, Kepala Inspektorat Buka Suara0
- Sekda Resmikan Laboratorium Lingkungan Milik Pemkab Kotabaru0

.jpg)


.jpg)







