- Bupati Rusli didampingi Forkopimda Lepas Karnaval HUT ke - 81 RI di Kotabaru
- Siaran Pers WALHI Kalsel: 81 Tahun Kemerdekaan, Kalsel Belum Merdeka dari Asap dan Krisis Iklim
- Pemkab Kotabaru Apresiasi Penampilan dan Dedikasi Paskibraka 2026
- Pemkab Kotabaru Gelar Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI
- Usai Upacara HUT RI ke 81, Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru Kompak Kunjungi RSUD PJS
- HUT RI ke-81, Bupati Dan Wakil Bupati Kotabaru Teguhkan Semangat Menuju Kotabaru Hebat
- LPTQ Kotabaru Bina Talenta Qari dan Qariah, Targetkan Tiga Besar MTQ Kalsel
- Pemkab Kotabaru Gelar TAPTU dan Pawai Obor Meriahkan HUT RI ke-81
- HUT RI ke-81, Polresta Samarinda Bagikan 500 Bendera Merah Putih
- Kamaruddin Anggota DPRD Samarinda Angkat Bicara Soal Jalan Rusak di Pemukiman
POPDA Kalsel 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pelajar Banua
Kalsel, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan resmi membuka Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tahun 2026 di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Senin (18/5/2026).
Baca Lainnya :
- Pemkab Kotabaru Targetakan Lima Besar Kontingen Saijaan di POPDA 2026 Kalsel0
- Pemprov Kalsel Berhasil Tekan Inflasi, Ekonomi Daerah Terus Membaik0
Ajang olahraga pelajar tingkat provinsi ini mempertandingkan empat cabang olahraga yakni sepak bola, sepak takraw, bola basket, dan bola voli yang diikuti 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.
Pembukaan dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kalsel, Dinansyah didampingi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Pebriadin Hapiz.
Dalam sambutannya, Dinansyah menyampaikan POPDA menjadi agenda rutin tahunan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebagai wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet potensial daerah.
“Alhamdulillah, kegiatan POPDA rutin kita laksanakan setiap tahun. Tahun ini digelar di Banjarmasin mulai 18 hingga 21 Mei 2026. Harapan kita seluruh atlet pelajar dari daerah masing-masing dapat bertanding dengan baik dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujarnya.
Ia juga meminta seluruh wasit dan juri bertugas secara profesional agar kompetisi berjalan fair dan mampu melahirkan atlet-atlet terbaik Banua.
“Kami berharap para wasit dan juri dapat menjalankan tugas secara profesional sehingga benar-benar melahirkan atlet-atlet yang baik dan mampu mengharumkan nama daerah,” ungkapnya
Sementara itu, Kadispora Kalsel, Pebriadin Hapiz mengatakan POPDA 2026 menjadi bagian penting dalam evaluasi sistem pembinaan olahraga pelajar melalui sentra pembinaan olahraga daerah yang tersebar di kabupaten/kota.
“Untuk tahun genap kita mempertandingkan cabang olahraga permainan seperti bola basket, bola voli, sepak bola dan sepak takraw. Sedangkan tahun ganjil nanti untuk cabang olahraga perorangan,” katanya.
Pebriadin menjelaskan, ajang ini menjadi pintu masuk pembinaan atlet usia dini sebelum melanjutkan ke level olahraga mahasiswa maupun atlet junior profesional.
Menurutnya, peserta POPDA berasal dari berbagai jenjang pendidikan mulai siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.
“Ini adalah wadah evaluasi hasil latihan dari sentra-sentra pembinaan olahraga daerah. Ada atlet yang masih duduk di kelas 6 SD, khususnya di cabang bola voli, hingga siswa SMA kelas 3,” jelasnya.
Dispora Kalsel sendiri saat ini memiliki sembilan sentra pembinaan olahraga pelajar di kabupaten/kota yang menjadi basis pengembangan atlet muda Banua.
Pebriadin menambahkan, banyak atlet berprestasi Kalimantan Selatan yang lahir dari pembinaan olahraga pelajar, termasuk atlet-atlet yang sukses meraih medali di ajang nasional maupun internasional.
“Kita akui banyak atlet senior yang tampil di level nasional berasal dari pembinaan olahraga pelajar. Mereka merupakan alumni sentra pembinaan olahraga yang terus berkembang hingga menjadi atlet berprestasi,” pungkasnya.(Red/Mcksl)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250














