- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
Perkuat Implementasi Pembangunan Adil dan Inklusif, BPSDMD Kalsel Gelar Pelatihan PUG bagi ASN

Keterangan Gambar : Pelatihan Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2025 bagi ASN, Senin (28/7/2025).
Banjarbaru, Borneopos.com - Dalam upaya memperkuat implementasi pembangunan yang adil dan inklusif, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan Pelatihan Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2025 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan ini resmi dibuka di Aula Kampus I BPSDMD Kalsel, Banjarbaru, Senin (28/7/2025).
Baca Lainnya :
- Pemprov Kalsel Koordinasikan Penetapan Status Siaga Karhutla0
- Pemprov Dukung Peranan Strategis IAI Kalsel dalam Pembangunan Tata Kelola Keuangan Banua0
Pelatihan diikuti oleh 30 peserta perwakilan dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang akan mengikuti rangkaian pembelajaran selama lima hari.
Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kapasitas ASN dalam mengintegrasikan perspektif gender ke dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program-program pembangunan daerah.
Plt. Kepala BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan, Faried Fakhmansyah, dalam sambutannya menekankan bahwa Pengarusutamaan Gender adalah amanah konstitusi yang sejalan dengan Pancasila.
Ia menegaskan bahwa PUG bukanlah pilihan, melainkan keharusan dalam mencapai pembangunan yang setara dan berkelanjutan.
“Meskipun telah ada kemajuan, ketimpangan gender masih nyata dalam akses layanan publik, partisipasi pengambilan keputusan, hingga manfaat pembangunan. Maka, pelatihan ini menjadi momentum strategis untuk membekali ASN agar mampu menyusun program yang responsif gender,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap pelatihan ini mampu mendorong transformasi pola pikir ASN terhadap isu gender, meningkatkan kapasitas teknis, hingga mendorong implementasi nyata di unit kerja masing-masing demi mewujudkan Kalimantan Selatan sebagai provinsi yang menjadi teladan dalam pelaksanaan PUG di tingkat nasional.
“Keberhasilan PUG tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi pada komitmen dan peran aktif seluruh pihak. Mari bersama membangun ekosistem yang mendukung kesetaraan gender,” imbuhnya. (red/MCKalsel)


Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- Asri-Praya Ditarget Selesaikan Bangunan Tahap I Jembatan Pulau Laut Sepanjang 400 M,Selama 175 Hari0




.jpg)









