- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
Perenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali di A-Stream Open Water Swimming Bali 2026

Keterangan Gambar : Perenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali di A-Stream Open Water Swimming Bali 2026
Kalsel, Borneopos.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet renang Kalimantan Selatan di tingkat nasional. Dua perenang muda Banua berhasil naik podium pada ajang A-Stream Open Water Swimming 2026 yang berlangsung di Jimbaran, Bali, dengan meraih medali perak dan perunggu pada nomor 500 meter.
Baca Lainnya :
- Ratusan Gamer Ramaikan Axis Cup 2026, ESI Kalsel Dorong Regenerasi Atlet Esports0
- 516 Siswa RA-MI Maarif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter0
Medali perak dipersembahkan Dasha Sakinah Ayu dari Mudskipper Swimming Club yang tampil impresif pada kelompok umur 17-19 tahun. Dasha mencatatkan waktu 7 menit 36,6 detik untuk mengamankan posisi kedua di nomor 500 meter.
Sementara itu, medali perunggu berhasil diraih Lenafika Delvania Daisiria, perenang asal Kabupaten Tanah Laut. Berlaga di kelompok umur 11-13 tahun, Lenafika mencatatkan waktu 7 menit 10,3 detik dan mengakhiri perlombaan di posisi ketiga.
Pelatih renang Kalimantan Selatan, Djuhriannor, mengapresiasi perjuangan para atlet yang mampu bersaing di kejuaraan renang perairan terbuka meski persiapan yang dilakukan masih belum maksimal.
Menurutnya, tantangan utama yang dihadapi atlet saat ini adalah minimnya porsi latihan di perairan terbuka. Sebagian besar program latihan masih dilakukan di kolam renang, sedangkan karakter lomba open water swimming membutuhkan adaptasi yang berbeda terhadap kondisi alam.
“Ke depan kami berharap latihan di laut atau danau bisa lebih sering dilakukan. Pengalaman berlatih di perairan terbuka sangat penting untuk meningkatkan kemampuan atlet menghadapi kompetisi seperti ini,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).
Meski demikian, hasil yang diraih pada kejuaraan di Bali tersebut menjadi bukti bahwa perenang Kalimantan Selatan memiliki potensi besar untuk berkembang di nomor open water swimming.
“Saya optimistis pengalaman bertanding yang terus bertambah akan menjadi bekal berharga bagi atlet-atlet muda Banua untuk meraih hasil yang lebih baik pada kejuaraan mendatang,” ungkapnya
Selain memburu prestasi, keikutsertaan atlet Kalsel dalam ajang ini juga menjadi bagian dari proses pembinaan jangka panjang guna melahirkan generasi baru perenang perairan terbuka yang mampu bersaing di level nasional.
“Ini menjadi modal positif bagi pengembangan renang open water di Kalimantan Selatan. Mudah-mudahan pada kejuaraan berikutnya semakin banyak atlet yang mampu meraih prestasi,” tutupnya.(red/mcksl)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250




.jpg)








