- Gubernur Kalsel H. Muhidin Sampaikan Duka Mendalam atas Musibah KM Virgo Transport 8
- Genjot Kemajuan Daerah, Bupati Tinjau Pembagunan Jalan Tembus Jembatan Tanjung Serdang
- Gekrafs Binaan Disparpora Siap Promosikan Gula Aren Tirawan Kotabaru di CAEXPO 2026 China
- Pantai Risalo Tanjung Selayar, Tawarkan Keindahan Asri nan Alami
- Kadisparpora Kotabaru Dorong Kaum Muda Saijaan Lahirkan Karya Film
- Penutupan Pelatihan Paskibraka Kalsel 2026; Gubernur Titipkan Masa Depan Daerah, Bangsa dan Negara
- Gubernur H. Muhidin: Kalsel Perkuat Pilar Indonesia Merawat Kehidupan Beragama
- Sekdaprov Kalsel Pimpin Visitasi PKN Tingkat II Angkatan XVIII ke Jawa Timur
- Momentum Harjad ke 76 Kalsel, Gubernur H. Muhidin Berikan Berbagai Penghargaan
- Pamor Borneo 2026 Himpun LoI Investasi Senilai Rp64,45 Triliun
Pengawas Akui Ada Pekerjaan Tak Sesuai RAB, Pembangunan UPT Damkar Banjarbaru, Progres 70%

Keterangan Gambar : Situasi Proyek pembangunan UPT Damkar Banjarbaru, Rabu (12/11/2025)
Banjarbaru, Borneopos.com (12/11/2025) – Pembangunan kantor baru Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Banjarbaru terus dikebut dan telah mencapai progres 70%. Proyek strategis yang berlokasi di jantung kota ini terus dikebut pengerjaannya dan ditargetkan rampung pada Desember 2025 dan siap menjadi pusat komando yang jauh lebih efisien dalam melayani masyarakat.
Baca Lainnya :
- Program KUR Khusus Tebu serta Kredit Alat dan Mesin Pertanian Ala Kementan RI0
- Gubernur Kalsel: Inflasi di Kalsel Terkendali, Pertumbuhan Ekonomi Diatas Rata-Rata Nasional0
Keputusan relokasi dari Trikora Guntung Manggis ke lokasi yang lebih strategis ini menjadi fokus utama Pemkot Banjarbaru untuk memangkas waktu tempuh tanggap darurat.
Bangunan seluas 300 meter persegi ini didesain tidak hanya sebagai kantor administrasi, tetapi juga sebagai garasi yang mampu menampung hingga delapan unit mobil damkar sekaligus. Kapasitas besar ini memastikan seluruh armada operasional dapat siaga di satu titik pusat.
Menurut Pengawas Proyek, Safrudin lokasi baru ini diproyeksikan akan digunakan bersama (berbagi ruang) dengan personel dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Hal ini diungkapkan mengingat jumlah staf Damkar Kota Banjarbaru saat ini relatif kecil, yakni hanya sekitar 17 orang.
Penggunaan bersama ini merupakan langkah efisiensi pemanfaatan aset pemerintah.
Sarifudin, selaku pengawas proyek pembangunan, memberikan konfirmasi mengenai kendala yang sempat dihadapi di lapangan.
"Memang ada beberapa pekerjaan yang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) awal," jelas Sarifudin. Namun, ia menambahkan bahwa masalah tersebut telah didiskusikan secara intensif dengan pihak terkait dan dapat diselesaikan tanpa mengganggu kelanjutan proyek.
Selain kendala administrasi, Sarifudin memastikan bahwa secara teknis pembangunan berjalan lancar.
"Selain itu tidak ada kendala lain," tambahnya. Ia menyatakan optimisme tinggi mengenai penyelesaian proyek.
"Mungkin sebelum tanggal 10 Januari 2026 sudah pembukaan," ucapnya, memberikan tenggat waktu yang lebih spesifik bagi peresmian operasional kantor baru.
Proyek yang didanai sepenuhnya oleh APBD Kota Banjarbaru Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp. 7,3 miliar, yang dikerjakan oleh PT. Patner Kemenangan, dan kontraktor pengawas CV. Tika Kreatif Desain Konsultan, dengan masa pelaksanaan pekerjaan selama 210 hari kalender. Pembangunan ini diharapkan mampu mewujudkan fasilitas publik yang berkualitas dan berstandar tinggi.
Mengingat kepercayaan masyarakat sangat tinggi terhadap Damkar sangatlah tinggi. Diharapkan kantor UPT Damkar yang baru di tengah kota ini tidak hanya menjanjikan kecepatan respon, tetapi juga menjadi simbol kesiapan Kota Banjarbaru dalam menghadapi potensi bencana, sekaligus mengoptimalkan kolaborasi dengan Satpol PP dalam menjaga ketertiban umum. (nita)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250












