- Gubernur Kalsel H. Muhidin Sampaikan Duka Mendalam atas Musibah KM Virgo Transport 8
- Genjot Kemajuan Daerah, Bupati Tinjau Pembagunan Jalan Tembus Jembatan Tanjung Serdang
- Gekrafs Binaan Disparpora Siap Promosikan Gula Aren Tirawan Kotabaru di CAEXPO 2026 China
- Pantai Risalo Tanjung Selayar, Tawarkan Keindahan Asri nan Alami
- Kadisparpora Kotabaru Dorong Kaum Muda Saijaan Lahirkan Karya Film
- Penutupan Pelatihan Paskibraka Kalsel 2026; Gubernur Titipkan Masa Depan Daerah, Bangsa dan Negara
- Gubernur H. Muhidin: Kalsel Perkuat Pilar Indonesia Merawat Kehidupan Beragama
- Sekdaprov Kalsel Pimpin Visitasi PKN Tingkat II Angkatan XVIII ke Jawa Timur
- Momentum Harjad ke 76 Kalsel, Gubernur H. Muhidin Berikan Berbagai Penghargaan
- Pamor Borneo 2026 Himpun LoI Investasi Senilai Rp64,45 Triliun
Gubernur Kalsel: Inflasi di Kalsel Terkendali, Pertumbuhan Ekonomi Diatas Rata-Rata Nasional

Keterangan Gambar : Rakor Pembahasan Langkah Konkret Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2025, Selasa (11/11/2025) di Banjarbaru.
Banjarbaru, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) mengikuti Rapat Koordinasi Pembahasan Langkah Konkret Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2025, Pembahasan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Triwulan III, serta Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah, yang digelar secara virtual.
Baca Lainnya :
- Progres Proyek Penambahan Ruang Puskesmas Banjarbaru Capai 80%, Target Beroperasi 20260
- Gubernur Muhidin: Penempatan Dana Pemprov di Bank Kalsel Sudah Sesuai Ketentuan0
Hadir dalam rakor tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Mursyidah Aminy. Rakor ini dipimpin oleh Sekjen Menteri Dalam Negeri yang turut menghadirkan kementerian/lembaga terkait, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Mursyidah Aminy menyampaikan bahwa kondisi inflasi di Kalimantan Selatan saat ini masih terkendali, sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.
“Alhamdulillah untuk Kalimantan Selatan, kondisi inflasi masih relatif terkendali. Pertumbuhan ekonomi kita juga berada di atas rata-rata nasional. Hal ini tidak terlepas dari berbagai langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah, seperti pelaksanaan pasar murah oleh Dinas Perdagangan serta koordinasi lintas sektor lainnya,” kata Mursyidah, Banjarbaru, Selasa (11/11/2025).
Terkait pertumbuhan ekonomi, Kalsel mencatat kinerja positif pada triwulan III, didukung aktivitas sektor perdagangan, industri pengolahan, dan pertambangan. Pemerintah daerah akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak agar momentum pemulihan ekonomi dapat terus berlanjut.
Selain itu, Pemprov Kalsel juga menegaskan komitmennya dalam mendukung program nasional 3 Juta Rumah melalui penyediaan lahan, fasilitasi regulasi, dan dukungan kebijakan untuk memperluas akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Pemprov Kalsel siap terus berkolaborasi bersama pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten/kota dalam memastikan program perumahan berjalan efektif, terutama untuk masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Rakor ini menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Selatan. (Red/MCKalsel)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250












