- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
Pemprov Kalsel Serahkan Bantuan Hibah Sarana Budidaya Ikan Gabus ke Pokdakan Mandiri Bersama

Keterangan Gambar : Pemprov Kalsel Serahkan Bantuan Hibah Sarana Budidaya Ikan Gabus ke Pokdakan Mandiri Bersama
Kalsel, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan sektor perikanan budidaya sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalimantan Selatan, bantuan hibah sarana budidaya ikan gabus (haruan) diserahkan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mandiri Bersama di Desa Sungai Lirik, Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala.
Baca Lainnya :
- PAUD Citra Indonesia Lepas 60 Siswa TK B Angkatan XII, Siap Melangkah ke Jenjang Pendidikan Berikutn0
- Wujudkan Ketahanan Pangan, Bupati Kotabaru Dukung Penuh Program WEFSRID0
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan dalam meningkatkan produktivitas budidaya ikan melalui pengembangan kawasan Haruan Estate, yang diharapkan menjadi sentra produksi ikan haruan unggulan di Kalimantan Selatan.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono, dan dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Barito Kuala, kepala desa setempat, penyuluh perikanan, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Rusdi Hartono menegaskan bahwa ikan haruan merupakan salah satu komoditas perikanan khas Kalimantan Selatan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat.
“Pengembangan budidaya haruan menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan karena memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Melalui bantuan sarana budidaya ini, kami ingin memperkuat kapasitas kelompok pembudidaya agar mampu meningkatkan produksi secara berkelanjutan dan berdaya saing,” ujar Rusdi, Jumat (12/6/2026).
Ia menjelaskan bahwa program Haruan Estate tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga diarahkan untuk membangun ekosistem usaha budidaya yang terintegrasi mulai dari pembenihan, pembesaran, hingga pemasaran hasil produksi.
“Arahan Bapak Gubernur sangat jelas, yaitu menjadikan sektor perikanan sebagai salah satu penopang ekonomi daerah. Karena itu, pengembangan Haruan Estate harus mampu menciptakan nilai tambah, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pembudidaya ikan,” katanya.
Menurut Rusdi, keberhasilan pengembangan budidaya ikan haruan memerlukan kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, penyuluh perikanan, kelompok pembudidaya, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Pokdakan Mandiri Bersama untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil budidaya. Dengan kerja sama yang kuat, kami optimistis kawasan Haruan Estate dapat berkembang menjadi sentra budidaya unggulan yang mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap budidaya ikan haruan semakin berkembang, memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, serta memperkuat posisi Kalimantan Selatan sebagai salah satu daerah penghasil ikan haruan unggulan di Indonesia.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250




.jpg)








