- Lagi! Indocement Tarjun Raih Penghargaan Nasional atas Dukungan Program Imunisasi di Indonesia
- Lagi! Polsek Samarinda Ungkap Kasus Sabu
- Maling Pencuri 95 Slop Rokok Kini Diamankan di Polsek Samarinda
- Stadion Bertaraf Internasional Banjarbaru Diproyeksi Jadi Penggerak Ekonomi Baru Kalsel
- Pemprov kalsel Genjot Pembangunan Jembatan Pulau Kalimantan–Pulau Laut
- Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Penyaluran KUR untuk Dorong UMKM Naik Kelas
- PUPR Kalsel Dorong Komitmen Daerah Wujudkan Target Sanitasi Nasional
- PUPR Kalsel Tingkatkan Kompetensi SDM Konstruksi melalui Pelatihan BIM Autodesk Revit Arsitektur
- Triwulan I 2026, Ekonomi Kalsel Tumbuh 5,67 Persen
- Belanja Pemerintah Pusat Tumbuh 40,47 Persen, Kinerja Fiskal Kalsel Tetap Positif
Pembinaan di Tanah Laut, TP Posyandu Kalsel Dorong Pelayanan Enam SPM

Keterangan Gambar : Tim Posyandu Kalsel saat pembinaan di Tanah Laut, Jumat (26/6/2026).
Kalsel, Borneopos.com - Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong percepatan implementasi Posyandu dengan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di seluruh kabupaten/kota.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalsel Tinjau Poliklinik MCU Baru RSUD Ansari Saleh, Hadirkan Layanan Stem Cell dan Vaksin 0
- Kontingen Kalsel Torehkan Prestasi di PENAS XVII Gorontalo0
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembinaan kepada TP Posyandu Kabupaten Tanah Laut sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat.
Kegiatan pembinaan dipimpin Ketua TP Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin, yang diwakili Ketua Sekretariat Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan, Noor Saufiah.
Pembinaan ini merupakan rangkaian program yang dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota untuk memperkuat peran Tim Pembina Posyandu dalam mendukung transformasi Posyandu menjadi pusat pelayanan enam Standar Pelayanan Minimal.
Pada kesempatan tersebut, TP Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan juga menyerahkan bantuan berupa tas siaga bencana dari BPBD Provinsi Kalimantan Selatan serta tempat sampah dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesiapsiagaan dan kebersihan lingkungan Posyandu.
Dalam sambutannya, Noor Saufiah mengatakan pembinaan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk memperkuat peran Tim Pembina Posyandu kabupaten/kota sebagai penggerak koordinasi, pembinaan, dan pendampingan penyelenggaraan Posyandu yang telah bertransformasi menjadi wadah pelayanan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menyamakan persepsi, memperkuat pemahaman terhadap kebijakan dan regulasi, serta meningkatkan sinergi lintas sektor agar pembinaan Posyandu dapat dilaksanakan secara terarah, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya, Jumat (26/6/2026).
Ia berharap kegiatan pembinaan tidak hanya menjadi forum penyampaian materi, tetapi juga menjadi ruang diskusi untuk mengidentifikasi berbagai tantangan di daerah, berbagi praktik baik, serta menyusun langkah-langkah tindak lanjut yang dapat diimplementasikan sesuai kondisi masing-masing daerah.
Menurutnya, keberhasilan transformasi Posyandu hanya dapat diwujudkan melalui komitmen, kolaborasi, dan peran aktif seluruh Tim Pembina Posyandu bersama perangkat daerah yang menjadi unsur pembina.
“Dengan sinergi yang kuat, Posyandu diharapkan benar-benar mampu menghadirkan pelayanan dasar yang lebih dekat, mudah diakses, berkualitas, dan terpadu bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250














