- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
- Pemprov kalsel Dorong Penyusunan RUU Kab/Kota untuk 4 Wilayah di Banua
- Ditengah Lesunya Ekonomi, Warga Kotabaru Harus Beli Air Bersih Rp. 120 Ribu per Tandon
- Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake Lewat Trail Run Tahura Sebatung
- Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi
Pembinaan di Tanah Laut, TP Posyandu Kalsel Dorong Pelayanan Enam SPM

Keterangan Gambar : Tim Posyandu Kalsel saat pembinaan di Tanah Laut, Jumat (26/6/2026).
Kalsel, Borneopos.com - Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong percepatan implementasi Posyandu dengan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di seluruh kabupaten/kota.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalsel Tinjau Poliklinik MCU Baru RSUD Ansari Saleh, Hadirkan Layanan Stem Cell dan Vaksin 0
- Kontingen Kalsel Torehkan Prestasi di PENAS XVII Gorontalo0
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembinaan kepada TP Posyandu Kabupaten Tanah Laut sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat.
Kegiatan pembinaan dipimpin Ketua TP Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin, yang diwakili Ketua Sekretariat Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan, Noor Saufiah.
Pembinaan ini merupakan rangkaian program yang dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota untuk memperkuat peran Tim Pembina Posyandu dalam mendukung transformasi Posyandu menjadi pusat pelayanan enam Standar Pelayanan Minimal.
Pada kesempatan tersebut, TP Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan juga menyerahkan bantuan berupa tas siaga bencana dari BPBD Provinsi Kalimantan Selatan serta tempat sampah dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesiapsiagaan dan kebersihan lingkungan Posyandu.
Dalam sambutannya, Noor Saufiah mengatakan pembinaan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk memperkuat peran Tim Pembina Posyandu kabupaten/kota sebagai penggerak koordinasi, pembinaan, dan pendampingan penyelenggaraan Posyandu yang telah bertransformasi menjadi wadah pelayanan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menyamakan persepsi, memperkuat pemahaman terhadap kebijakan dan regulasi, serta meningkatkan sinergi lintas sektor agar pembinaan Posyandu dapat dilaksanakan secara terarah, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya, Jumat (26/6/2026).
Ia berharap kegiatan pembinaan tidak hanya menjadi forum penyampaian materi, tetapi juga menjadi ruang diskusi untuk mengidentifikasi berbagai tantangan di daerah, berbagi praktik baik, serta menyusun langkah-langkah tindak lanjut yang dapat diimplementasikan sesuai kondisi masing-masing daerah.
Menurutnya, keberhasilan transformasi Posyandu hanya dapat diwujudkan melalui komitmen, kolaborasi, dan peran aktif seluruh Tim Pembina Posyandu bersama perangkat daerah yang menjadi unsur pembina.
“Dengan sinergi yang kuat, Posyandu diharapkan benar-benar mampu menghadirkan pelayanan dasar yang lebih dekat, mudah diakses, berkualitas, dan terpadu bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250




.jpg)








