Breaking News
- Filipina Darurat Energi, Menteri ESDM: Stok Energi Kita Aman di Tengah Krisis Global
- [HOAKS] Presiden Prabowo Minta Maaf terkait Ikut Board of Peace dan akan Kembalikan Rp17 Triliun
- Kemlu: Iran Beri Lampu Hijau untuk Kapal Tanker Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz
- 177 ASN Banjarbaru Naik Pangkat, Kinerja Jadi Penentu
- Pemprov Kalsel Sampaikan RLPPD 2025, Indikator Kinerja Pemerintahan Semakin Meningkat
- Tentunda 7 Tahun, Pemprov Kalsel Usulkan Ulang Rencana Pembangunan Rusun ASN
- Seleksi JPT Pratama Resmi Dibuka, Pemprov Kalsel Gelar Seleksi Terbuka dan Transparan
- Mendagri Pastikan WFH Tak Ganggu Layanan Esensial
- Pemkab Kotabaru Gelar Pra Musrenbang PPPS Tahun 2026
- Prabowo Perintahkan Percepatan Waste to Energy, Sampah Jadi Energi di Kota-Kota Besar
Paslon 01 Rusli-Syairi Unggul Di TPS 9 Desa Semayap Kotabaru

Keterangan Gambar : Proses perhitungan suara di TPS 9 Desa Semayap Kotabaru, Rabu (27/11/2024)
Kotabaru, Borneopos.com -- Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Rusli-Syairi nomor urut 01 ungguli dua paslon lainnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 9 Desa Semayap, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru.
Hal ini terpantau dari hasil perhitungan suara di TPS 9.Desa Semayap Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru, Rabu (27/11/24).
Berikut hasil suara oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 9 Desa Semayap.
Paslon 01 (Rusli-Syairi) = 162 suara
Paslon 02 (Fatma Idiana-Said) = 103 suara
Paslon 03 (Iqbal-Surya) = 100 suara
Adapun jumlah DPT adalah 584, suara sah 365 suara rusak 20 suara dan tidak hadir 199 suara.
Sedangkan untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur adalah sebagai berikut:
Paslon 01 (Muhidin-Hasnuryadi) = 296 suara
Paslon 02 (Raufatul Jannah-Akhmad Rozanie) = 60 suara
Ketua KPPS TPS 9 Desa Semayap mengatakan Wahyudi secara umum kegiatan berjalan lancar dan kondusif.
"Alhamdullilah, kegiatan pemungutan suara pemilihan kepala daeran Gubernur dan Wakil Gubermur serta Bupati dan Wakil Bupati berjalan berjalan aman, lancar dan tertib," ucap Wahyudi.
Lebih jauh Wahyudi mengungkapkan ada 199 warga yang tidak datang ke TPS, dengan berbagai alasan antara lain warga tersebut sudah pindah domisili, namun masih terdaftar di TPS 9, atau anak-anak warga yang kuliah di luar kota. (red)


Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments














