- Ketua DPK APINDO Kotabaru, Putra: APINDO Menjadi Rumah Bersama Para Pengusaha
- Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Pengukuhan DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031
- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
Menteri Lingkungan Hidup Dorong Banjarbaru Perkuat Pengelolaan Sampah dan Lingkungan

Keterangan Gambar : Menteri Lingkungan Hidup RI sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menilai Kota Banjarbaru memiliki potensi besar untuk menjadi kota yang mudah dikelola dari sisi lingkungan hidup.
Kalsel, Borneopos.com - Menteri Lingkungan Hidup RI sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menilai Kota Banjarbaru memiliki potensi besar untuk menjadi kota yang mudah dikelola dari sisi lingkungan hidup.
Baca Lainnya :
- Meski Pasar Semen Nasional Lesu, Indocement Cetak Laba Bersih Rp2,2 Triliun di 2025 0
- TPP Perpanjang Masa Pendaftaran Calon Ketua Umum KONI Kalsel hingga 24 April0
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri penyerahan sarana pengolahan sampah berbasis masyarakat di Kelurahan Guntung Paikat, Kota Banjarbaru.
Menurutnya, dengan manajemen yang baik, seluruh instrumen lingkungan hidup dapat disepakati dan dijalankan secara optimal oleh pemerintah daerah.
“Banjarbaru ini salah satu kota yang cukup mudah dimanajemen. Dengan demikian, seluruh instrumen lingkungan hidup bisa menjadi konsensus bersama pemerintah kota,” kata Hanif, Banjarbaru, Kamis (9/4/2026).
Hanif menambahkan, penetapan Banjarbaru sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan menjadi keunggulan tersendiri yang harus dimanfaatkan secara maksimal. Keunggulan komparatif tersebut, menurutnya, perlu ditingkatkan menjadi keunggulan kompetitif melalui kebijakan dan program yang terarah.
Lebih lanjut, Hanif menekankan pentingnya keseragaman instrumen kebijakan antar daerah agar seluruh Kabupaten/Kota memiliki standar yang sama, khususnya dalam pengelolaan lingkungan hidup.
Dari berbagai isu yang berkembang, persoalan sampah menjadi perhatian utama pemerintah pusat. Ia menyebut, isu ini merupakan salah satu prioritas yang mendapat perhatian serius dari Presiden.
“Dari sisi lingkungan hidup, isu krusial yang saat ini muncul adalah persoalan sampah. Banjarbaru masih perlu terus meningkatkan upaya penanganannya,” jelasnya.
Pemerintah berharap, dengan komitmen dan kepemimpinan Wali Kota Erna Lisa Halaby, Banjarbaru mampu menghadirkan lingkungan yang sehat dan bersih bagi masyarakat. Upaya tersebut juga sejalan dengan amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Saat ini, Pemerintah Kota Banjarbaru tengah menyusun langkah-langkah strategis dan teknis dalam penanganan sampah secara lebih terstruktur dan berkelanjutan,” tambahnya.
Hanif optimistis, jika upaya tersebut terus dipimpin dan dikawal secara langsung oleh kepala daerah, target menjadikan Banjarbaru sebagai kota bersih dapat tercapai.
“Kita yakin, jika ini terus ditangani dan dipimpin langsung oleh Ibu Wali Kota, maka tujuan menghadirkan kota yang bersih di Banjarbaru dapat terwujud,” pungkasnya.(red/mckls)



Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250




.jpg)

.jpg)







