- Bupati Kotabaru Hadiri Penandatanganan Kontrak Lanjutan Pembangunan Jembatan Pulau Laut
- Pemkab Kotabaru Gelar Apel Pagi dan Halal Bihalal, ASN dihimbau Terbuka terhadap Kritik dan saran
- Wagub Kalsel Dorong Penguatan UMKM
- Bambang Dorong Hasnuryadi Lanjutkan Kepemimpinan KONI Kalsel 2026–2030
- Pemerintah Jamin Distribusi BBM ke Wilayah 3T
- Indonesia dan RRT Perkuat Kerja Sama Keamanan di Tengah Dinamika Global
- Pemkab Kotabaru Promosikan Potensi Wisata Daerah Lewat Giat Funbike
- Filipina Darurat Energi, Menteri ESDM: Stok Energi Kita Aman di Tengah Krisis Global
- [HOAKS] Presiden Prabowo Minta Maaf terkait Ikut Board of Peace dan akan Kembalikan Rp17 Triliun
- Kemlu: Iran Beri Lampu Hijau untuk Kapal Tanker Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz
KPK RI Gelar Koordinasi Dan Pantau Pencegahan Korupsi Di Kotabaru

Keterangan Gambar : Peserta rakor Pemantauan Pencegahan Korupsi di Kotabaru oleh KPK RI, Rabu [13/11/24]
Kotabaru, Borneopos.com - Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah III Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia Menggelar Koordinasi dan Pemantauan Pencegahan Korupsi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru Tahun 2024 berlangsung di Aula Kantor Bupati Kotabaru Sebelimbingan, Rabu (13/11/2024).
Baca Lainnya :
- Bupati Kotabaru Terima Award Dari Metro TV Kategori Best Local Tourism Development0
- Rusli-Syairi Janjikan Infrastruktur Terpadu, Guna Konektivitas Dan Pertumbuhan Ekonomi 0
Bupati Kotabaru H. Sayed Jafar, menjelaskan, kehadiran Tim Direktorat Koordinasi Supervisi Wilayah III KPK di Kabupaten Kotabaru memberikan makna yang sangat penting dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.
"Kehadiran Bapak dari Tim Direktorat Koordinasi Supervisi Wilayah III Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pemerintahan Kabupaten Kotabaru di sini tentu memberikan makna yang sangat penting dalam upaya kita untuk mewujudkan Visi Kabupaten Kotabaru yang transparan, akuntabel, dan berintegritas," jelasnya.
Lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Kotabaru juga berkomitmen untuk memperbaiki Sistem Tata Kelola Pemerintahan dengan adanya Koordinasi tersebut.
"Kami berharap, dapat memperoleh arahan dan bimbingan dari KPK terkait berbagai langkah strategis yang perlu kami ambil dalam rangka memperkuat sistem pencegahan korupsi," ucapnya.

Bupati Kotabaru mengingatkan, Pencegahan Korupsi bukan hanya tugas KPK tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama.
"Saya mengajak seluruh Aparatur Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Kotabaru untuk bekerja sama dan mendukung upaya ini dengan sebaik-baiknya. Dengan sinergi yang baik antara Pemerintah Daerah, KPK, Masyarakat, saya yakin kita dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas dari praktik-praktik korupsi," paparnya.
Sementara itu, Kasatgas Dit. Korsup Wilayah III KPK RI, Sri Kuncoro Hadi, usai kegiatan, mengatakan, tujuan berkunjung ke Pemerintah Kabupaten Kotabaru untuk Koordinasikan dan Pemantauan Pecegahan Korupsi. (ril/red)
"Hari ini sebagai tindak lanjut dari pemantauan rekomendasi yang pernah kita sampaikan, karena Kosrup (koordinasi-supervisi) ini kan mempunyai tugas yang salah satunya koordinasi dengan dinas pelayanan publik, salah satunya itu pemberantasan korupsi dengan harapan pencegahan jangan sampai terjadi, dan kita hanya mendorong untuk tata kelola pemerintahan yang baik di Kabupaten Kotabaru dilaksanakan sebaik-baiknya yang diharapkan implementasi dilapangan sesuai dengan regulasi yang ada," ungkapnya.
Sedangkan Analis Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (TPK) Fadli Herdian menambahkan, kegiatan ini untuk mensinergikan tata kelola pemerintahan, supaya berjalan sesuai dengan apa yang berlaku.
Kegiatan tersebut di buka langsung oleh Bupati Kotabaru dengan didampingi Kasatgas Dit. Korsup Wilayah III KPK RI, Analis Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (TPK), Plh. Sektetaris Daerah Kotabaru dan Inspektur Kotabaru dengan diikuti seluruh SKPD Lingkup Kabupaten Kotabaru. (ril/red)


Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0












