- Perkuat Pondasi Ragam Keyakinan dan Ikatan Tradisi, LK3 Banjarmasin Gelar Expo Religi Ke-11
- MUI Kalsel Gelar Dialog Mitigasi Bencana, Hadirkan Tokoh
- Opini | Tegas! KBB Keluarkan Tiga Rekomendasi Soal Demokrasi dan Kebangsaan
- Karhutla Kalsel, Gubernur Minta 300 Perusahaan di Banua Aktif Bantu Tangani Kebakaran
- Menhut dan Kepala BNPB Monitoring Karhutla di Kalsel, Lebih 23 ribu Hektar Lahan Terbakar
- Tandatangani PKS, Pemkab Kotabaru Optimis Pelayanan Administrasi Kependudukan Semakin Meningkat
- Gubernur Muhidin Turun Langsung Padamkan Titik Api di Kawasan Rumah Sakit Sambang Lihum
- Pemprov Kalsel Perkuat Pengembangan Meratus UNESCO Global Geopark
- Pemprov Kalsel Terus Jaga Kestabilan Harga, Pantau Distrubusi Pangan di Daerah
- Ayo Bersantai Sambil Nikmati Live Musik di Bukit Mamake
Kapolres Samosir Tekankan Pencegahan Gangguan Kemanan Jelang Pilkada Serentak 2024

Keterangan Gambar : Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman paparkan pencegahan gangguan Pilkada, Kamis (14/11/24)
Samosir, Borneopos.com — Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan arahan penting terkait upaya pencegahan potensi gangguan ketertiban dan keamanan dalam tahapan Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Samosir. Arahan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Forkopimda, yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Plt Bupati Samosir Drs. Martua Sitanggang, M.M., Forkopimda, Camat dan Kepala Desa Se Kabupaten Samosir, Kamis (14/11/24) di Aula Kantor Bupati Samosir.
Baca Lainnya :
- Tim Penilai Germas Award Prov Kal-Sel Sambangi Kabupaten Kotabaru0
- Pelantikan Dan Pengukuhan Pengurus DPC IWAPI Kotabaru Periode 2024-20290
Rapat yang dimulai pukul 10.50 WIB ini dibuka dan sekaligus menyampaikan paparan oleh Plt Bupati Samosir, Drs. Martua Sitanggang, M.M., dan diikuti dengan pemaparan dari KPU, Bawaslu, DPRD, TNI, dan Kejaksaan Kabupaten Samosir.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Samosir menguraikan berbagai langkah antisipasi untuk mencegah potensi gangguan selama Pilkada berlangsung khususnya jelang tahapan pencoblosan pilkada serentak 2024.
Kapolres menyoroti beberapa isu krusial yang perlu diantisipasi, antara lain: netralitas penyelenggara pemilu dan aparat negara, potensi politik uang, politisasi SARA, penyebaran hoaks dan fitnah, hingga potensi intimidasi dan ancaman fisik maupun verbal. Ia juga menekankan pentingnya mitigasi penggunaan media sosial selama kampanye, serta kerja sama antara seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga ketertiban selama proses Pilkada.
Kapolres juga mengajak seluruh peserta rapat dan masyarakat untuk aktif berperan dalam menjaga ketertiban dan keamanan daerahnya dengan tidak mudah terpengaruh isu yang berpotensi memecah belah, serta menghimbau agar setiap pelanggaran dilaporkan kepada pihak berwenang.
Menurut Brigpol Vandu P Marpaung, pejabat sementara Kasi Humas Polres Samosir, rapat ini merupakan upaya intensif Forkopimda untuk meminimalisir pelanggaran di setiap tahapan Pilkada Serentak. Agar seluruh Peserta Rapat Memahami terkait Tanggungjawab masing-masing dalam Pilkada Serentak 2024 yang tidak berlawanan dengan hukum.
“Diharapkan partisipasi seluruh stakeholder, terutama Camat dan Kepala Desa, dalam mengedukasi masyarakat untuk turut serta menjaga Pilkada damai dan menggunakan hak pilihnya,” ujar Vandu. (ril/jenri)


Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
Berita SAMOSIR














