- Gubernur Kalsel H. Muhidin Sampaikan Duka Mendalam atas Musibah KM Virgo Transport 8
- Genjot Kemajuan Daerah, Bupati Tinjau Pembagunan Jalan Tembus Jembatan Tanjung Serdang
- Gekrafs Binaan Disparpora Siap Promosikan Gula Aren Tirawan Kotabaru di CAEXPO 2026 China
- Pantai Risalo Tanjung Selayar, Tawarkan Keindahan Asri nan Alami
- Kadisparpora Kotabaru Dorong Kaum Muda Saijaan Lahirkan Karya Film
- Penutupan Pelatihan Paskibraka Kalsel 2026; Gubernur Titipkan Masa Depan Daerah, Bangsa dan Negara
- Gubernur H. Muhidin: Kalsel Perkuat Pilar Indonesia Merawat Kehidupan Beragama
- Sekdaprov Kalsel Pimpin Visitasi PKN Tingkat II Angkatan XVIII ke Jawa Timur
- Momentum Harjad ke 76 Kalsel, Gubernur H. Muhidin Berikan Berbagai Penghargaan
- Pamor Borneo 2026 Himpun LoI Investasi Senilai Rp64,45 Triliun
Kadisparpora: FBS 2026 Akan Tonjolkan Keragaman Budaya di Bumi Saijaan

Keterangan Gambar : Rakor persiapan pelaksanaan Festival Budaya Saijaan (FBS) ke-12 Tahun 2026, Kamis (25/6/2026).
Kotabaru, Borneopos.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Festival Budaya Saijaan (FBS) ke-12 Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Siring Laut Kotabaru.
Baca Lainnya :
- Atlet Gantole Asal Jawa Tengah, Sulis Widodo Akui Keindahan Bumi Saijaan0
- MTQN ke-37 Resmi di Tutup, Kotabaru Naik ke Peringkat 4 dari 13 Kabupaten/Kota0
Kepala Disparpora Kabupaten Kotabaru, Ir. Kamirudin, M.Si., mengatakan FBS merupakan salah satu event unggulan daerah yang kini telah mendapat pengakuan di tingkat nasional. Bahkan, festival tersebut tidak lagi hanya menjadi agenda Kabupaten Kotabaru maupun Provinsi Kalimantan Selatan, bahkan juga telah masuk dalam agenda nasional.
"Kita bersyukur karena Festival Budaya Saijaan ini bukan hanya agenda kabupaten dan provinsi, tetapi juga sudah menjadi agenda pusat," ujar Kamirudin, Kamis (25/06/2026)
Menurutnya, festival yang akan berlangsung perkiraan sekitar lima hari itu menjadi wadah untuk menampilkan keberagaman budaya yang dimiliki masyarakat Kotabaru. Berbagai suku dan etnis yang hidup berdampingan di daerah tersebut akan diberikan ruang untuk menampilkan kekayaan budaya masing-masing melalui pertunjukan seni maupun pameran budaya.
Ia menjelaskan, konsep festival tahun ini tidak hanya menampilkan kegiatan seremonial, tetapi juga menonjolkan nilai-nilai kebhinekaan sebagai perekat persatuan masyarakat.
"Kita ingin setiap suku dan etnis menampilkan budayanya masing-masing. Ini menunjukkan bahwa keberagaman justru menjadi perekat dan pemersatu kita sesuai semangat Bhinneka Tunggal Ika," katanya.
Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah di masa depan.
"Kita berharap kegiatan ini menjadi daya tarik pariwisata dan memperkenalkan budaya Kotabaru kepada masyarakat yang lebih luas," tutupnya. (red/ali)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250

.jpg)


.jpg)







