- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
Kadis Pendidikan Kotabaru : Proyek Di SDN Peramasan 2x9 Swakelola dan Di Dampingi Kasi Datun Kejari

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pendidikan Kotabaru dan Proyek SDN Peramasan 2x9
Borneopos.com, Kotabaru - "Proyek yang ada di SDN Peramasan 2x9 itu adalah proyek dari Kementrian Pendidikan, sumber pembiayaan dari dana alokasi khusus (DAK) jadi sifatnya swakelola" ujar Selamat Riyadi kepada borneopos.com saat dijumpai di kantornya, Senin (7/10/24).
Baca Lainnya :
- Proyek Di SDN Peramasan 2x9 Diduga Dipecah Jadi Lima, Berikut Penjelasan Kepala Sekolah0
- Waka Polres Kotabaru Hadiri Upacara HUT ke-79 TNI0
Hal ini di sampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotabaru, Selamat Riyadi saat berbincang dengan wartawan, Senin (7/10/202) di Kantronya menanggapi sorotan masyarakat terhadap kegiatan di SDN Peramasan 2x9 yang dipecah-pecah jadi 5 kegiatan.
Selanjutnya, Selamat Riyadi menegaskan bahwa untuk pembangunan/konstuksi yang dibiayai oleh DAK itu sifatnya swakelola, artinya pelaksananya adalah kepala sekolah beserta tim.

Kelapa sekolah misalnya dia tidak mampu mengerjakan pekerjaan tersebut maka dia bisa mencari mitra.Proyek di SDN Peramasan 2x9 ini juga di dampingi oleh Kejaksaan Negeri Kotabaru melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) dan sudah melalui beberapa kali pertemuan.
"Jadi walaupun ada beberapa kegiatan, ini sifatnya swakelola, jadi tanpa lelang dan tanpa tender," terang Selamat.
Lebih rinci Selamat menguraikan bahwa sistem pembayaran proyek swakelola ini ada 3 tahap, yaitu Juni, Oktober dan November 2024, tapi di review duku oleh inspektorat.
Untuk mengeluarkan tahap pertama, lanjut Selamat lagi, itu review hasil pekerjaan tahun lalu, kemudian untuk tahap kedua, di bulan oktober ini adalah review dari hasil pekerjaan tahap pertama sesuai dengan capaiannya, sedangkan untuk tahap ketiga bulan november adalah melanjutkan dari tahap kedua.

Saat disinggung mengenai konsultan pengawas Selamat menjelaskan bahwa dalam proyek yang sifatnya swakelola tidak ada namanya konsultan pengawas yang ada adalah pendamping tehnis, itu orang pribadi, memang aslinya dia konsultan juga.
"Pendamping tehnis (fasilitator tehnis) itu kegiatannya mulai dari proses perencanaan sampai proses pengawasan, dan itu ada orang-orangnya, untuk lebih jelasnya bisa ditanyakan langsung ke Bidang Sarpras Sekolah Dasar (SD)," ucapnya.
Lebih jauh, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotabaru ini menjelaskan bahwa penunjukan Pendamping tehnis (fasilitator tehnis) adalah dari Dinas.
Mengakhiri penjelasannya, saat ditanya soal alasan pemecahan proyek-proyek tersebut jadi 5 pekerjaan dalam saru lokasi, Selamat kembali menegaskan bahwa ini kegiatan ini sifatnya swakelola, jadi tanpa tender dan lelang.
"Walaupun dalam satu sekolah ada 1000 pekerjaan, karena sumber pembiayaan menggunakan dana DAK maka sifatnya swakelola, untuk di Kabupaten Kotabaru, dari beberapa tahun ini semuanya dana DAK sifatnya swakelola, jadi kegiatannya diserahkan kepada kepala sekolah, dan semua kegiatan swakelaola ini sudah ditetapkan oleh Kemendikbud," tutupnya. (red)








Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
Berita Kotabaru













