- Pemkab Kotabaru Gelar Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI
- Usai Upacara HUT RI ke 81, Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru Kompak Kunjungi RSUD PJS
- HUT RI ke-81, Bupati Dan Wakil Bupati Kotabaru Teguhkan Semangat Menuju Kotabaru Hebat
- LPTQ Kotabaru Bina Talenta Qari dan Qariah, Targetkan Tiga Besar MTQ Kalsel
- Pemkab Kotabaru Gelar TAPTU dan Pawai Obor Meriahkan HUT RI ke-81
- HUT RI ke-81, Polresta Samarinda Bagikan 500 Bendera Merah Putih
- Kamaruddin Anggota DPRD Samarinda Angkat Bicara Soal Jalan Rusak di Pemukiman
- Jajaran Pemkab Kotabaru Ikuti Pidato Presiden Dalam Rangka HUT ke- 81 di Rapat Paripurna DPRD
- Kolaboasi Dinas PUPR Kotabaru Bersama KODIM 1004 Hasilkan Infrastrktur Jalan dan Jembatan
- Bapperida Kotabaru Siap Fasilitasi Promosi dan Kampanye Inovasi SKPD
Gubernur Muhidin Lantik Pengurus BAZNAS Kalsel, Tekankan Penyaluran Zakat Tepat Sasaran

Keterangan Gambar : kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan akhirnya resmi dilantik oleh Gubernur Kalsel, H. Muhidin di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Jumat (8/5/2026).
Kalsel, Borneopos.com - Setelah sempat tertunda selama beberapa bulan, kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan akhirnya resmi dilantik oleh Gubernur Kalsel, H. Muhidin di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Jumat (8/5/2026).
Baca Lainnya :
- Rakor Posyandu Kalsel Fokus Penguatan SDM, Digitalisasi dan Pelayanan Terpadu0
- Penguatan Mitigasi Bencana, BPSDMD Kalsel Tutup Pelatihan ASN0
Pelantikan ini menjadi angin segar bagi penguatan lembaga amil zakat di Banua dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat.
Pada kesempatannya Muhidin menyoroti distribusi dana zakat agar berkaca pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Ia menekankan pentingnya akurasi data penerima (mustahik) agar dana yang terkumpul benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mereka yang berhak.
“Saya berharap kehadiran pengurus yang baru diharapkan mampu membawa inovasi dalam penghimpunan maupun penyaluran zakat, infak, dan sedekah secara lebih transparan dan akuntabel,” ujar Muhidin.
Ia berharap BAZNAS Kalsel tidak hanya menjadi lembaga administratif, tetapi menjadi motor penggerak ekonomi syariah yang nyata dirasakan manfaatnya oleh masyarakat berpenghasilan rendah di seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.
“Pelantikan BAZNAS ini sempat tertunda selama 2-3 bulan. Kini, setelah resmi dilantik, kita berharap pengurus dapat langsung tancap gas menjalankan program-program strategisnya,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kalsel yang baru, Ilham mengatakan Baznas Kalsel berkomitmen untuk memperketat pengawasan distribusi, baik untuk program konsumtif maupun pemberdayaan ekonomi, guna memastikan seluruh dana kembali kepada umat sesuai dengan syariat delapan asnaf.
Hal ini senada dengan keinginan Gubernur Kalsel, H. Muhidin yang menekankan distribusi zakat bisa akuntabel dan tepat sasaran.
”Pak Gubernur Kalimantan Selatan telah mengingatkan, jangan sampai penyaluran dana zakat itu salah sasaran. Artinya, memang betul-betul dana zakat itu diperuntukkan kepada mustahik yang berhak menerimanya,” tegas Ilham.
Pada tahun 2026, Baznas mematok target optimis untuk pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah yakni sebesar Rp75 miliar. Hingga saat ini, realisasi pengumpulan telah mencapai angka 39 persen.
Ilham mengakui adanya sedikit keterlambatan dalam mencapai target akibat masa transisi kepemimpinan, namun mereka tetap optimis dapat mengejar ketertinggalan dalam beberapa bulan ke depan.
”Kami akan kejar target itu dalam beberapa bulan ini, paling tidak 80 sampai 90 persen terpenuhi dari target pusat sebesar 75 miliar rupiah,” pungkasnya.(red/mcksl)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250














