- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
Gubernur Kaltara Dorong Pengembangan Industri Kelapa Sawit Di Wilayahnya

Keterangan Gambar : Seminar studi kelayakan pembangunan pabrik minyak sawit di Kaltara
Gubernur Kaltara Dr. (H.C). H. Zainal A Paliwang, M.Hum, mendorong pengembangan industri kelapa sawit. Hal ini disampaikan saat menjadi narasumber Seminar Penyusunan Studi Kelayakan (FS) Pembangunan Pabrik Minyak Goreng Kelapa Sawit dan Penyusunan Peta Rawan Konflik Kaltara di Universitas Hasanuddin, Senin (29/7/2024).
Menurut Gubernur Paliwang, Kaltara punya potensi besar di sektor perkebunan kelapa sawit.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kaltara, Resmikan Laboratorium Kateterisasi Jantung Dan Pembuluh Darah0
- Pemprov Kaltara Terima Penghargaan Dari KMS-PPL0
"Luas perkebunan kita terus meningkat, begitu pula produksi tandan buah segar (TBS) dan minyak sawit mentah (CPO)," ujarnya.
Data yang dipaparkan menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, baik untuk perkebunan besar swasta maupun kebun rakyat.
Selain membahas pengembangan industri kelapa sawit, Gubernur juga menyoroti pentingnya penyusunan Peta Rawan Konflik. Ia menjelaskan bahwa konflik sosial, terutama terkait lahan, pertambangan, dan perizinan, masih menjadi tantangan di daerahnya.
Gubernur optimistis melalui seminar ini, dihasilkan studi kelayakan yang komprehensif untuk pembangunan pabrik minyak sawit, serta peta rawan konflik yang akurat. (rls/BIROADPIM/fitria)


Baca Lainnya :
- KALTARA Raih Penghargaan Teknologi Tepat Guna Nusantara XXV Tahun 20240
- Pemprov Kaltara Jalin Kerjasama Dengan Malaysia Melalui Program Sosek Malindo0



1.jpg)
.jpg)









