- KNPI Kal-Sel Apresiasi Kinerja Polda pada HUT Bhayangkara ke-80
- Lagi! Indocement Tarjun Raih Penghargaan Nasional atas Dukungan Program Imunisasi di Indonesia
- Lagi! Polsek Samarinda Ungkap Kasus Sabu
- Maling Pencuri 95 Slop Rokok Kini Diamankan di Polsek Samarinda
- Stadion Bertaraf Internasional Banjarbaru Diproyeksi Jadi Penggerak Ekonomi Baru Kalsel
- Pemprov kalsel Genjot Pembangunan Jembatan Pulau Kalimantan–Pulau Laut
- Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Penyaluran KUR untuk Dorong UMKM Naik Kelas
- PUPR Kalsel Dorong Komitmen Daerah Wujudkan Target Sanitasi Nasional
- PUPR Kalsel Tingkatkan Kompetensi SDM Konstruksi melalui Pelatihan BIM Autodesk Revit Arsitektur
- Triwulan I 2026, Ekonomi Kalsel Tumbuh 5,67 Persen
Gubernur Kalsel Muhidin Dampingi Menteri LH, Tinjau Proyek Jembatan Pulau Kalimantan - Pulau Laut

Keterangan Gambar : Gubernur Kalsel Muhidin saat tinjauan jembatan pulau laut, Rabu (1/1/25).
Batulicin, Borneo Pos - Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Muhidin melakukan peninjauan infrastruktur strategis jalan dan jembatan di Kabupaten Tanah Bumbu.
Baca Lainnya :
- Polres Samosir, Sukseskan Amankan Rangkaian Ibadah Natal 2024 Dan Tahun Baru 20250
- Kapolda Kalsel Apresiasi Masyarakat, Malam Pergantian Tahun Berlangsung Aman Dan Damai0
Salah satu infrastruktur strategis yang ditinjau yaitu, pembangunan jembatan Pulau Kalimantan-Pulau Laut yang menghubungkan dua daerah Kabupaten Batulicin dan Kotabaru.
Dalam peninjauan ini turut hadiri, Menteri Lingkungan Hudip, Hanif Faisol Nurofiq, Sekreraris Daerah Roy Rizali Anwar, Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Isharwamto, Kadishub Kalsel, Fitri Hernadi, Kepala Bapenda, Subhan Nor Yaumil, Kadisbunnak Kalsel, Suparmi, Kadis Kehutanan, Fatimatuzzahra, Kadis Lingkungan Hidup Hanifah Dwi Nirwana dan Plt Kadis PUPR Kalsel, M Yasin Toyib.
“Jadi kami bersama Menteri Lingkungan Hidup dan jajaran Kepala SKPD melakukan peninjauan dan mengontrol progres proyek strategis pembangunan jembatan Pulau Kalimantan-Pulau Laut,” kata Gubernur Kalsel H. Muhidin di Tanah Bumbu, Rabu (1/1/2025).
Ia berharap agar pengerjaan proyek ini dapat dipercepat dan lebih optimal di tahun depan. Saat ini, progres yang telah dicapai adalah tahap pertama sepanjang 350 meter dan tahap kedua sepanjang 400 meter, dengan total 750 meter yang sudah dikerjakan.
“Diharapkan proyek ini dapat selesai dalam waktu tiga tahun. Karena dengan adanya jembatan ini maka arus transportasi barang atas daerah dapat berjalan lancar dan juga menggerakan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kadis PUPR Kalsel, M Yasin Toyib menjelaskan tentang rencana pembiayaan proyek pembangunan jembatan pulau laut-pulau Kalimantan yang diharapkan akan sepenuhnya diambil alih oleh pemerintah pusat.
Total biaya yang diperlukan untuk penyelesaian jembatan ini diperkirakan mencapai sekitar 5,9 triliun. Namun pada tahap awal mencapai Rp1,2 triliun dengan rincian tahun 2024 sebesar 500 miliar kemudian tahun 2025 sebesar Rp750 miliar.
“Meskipun target penyelesaian secara teknis bisa dalam dua tahun, faktor pendanaan menjadi tantangan, sehingga diharapkan proyek ini dapat selesai dalam waktu 3 hingga 4 tahun,” kata Yasin.
Ia berharap dengan terbangunnya jembatan pulau laut-pulau Kalimantan ini tidak hanya memperlancar arus transportasi barang tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat setempat, termasuk pembangunan pelabuhan besar di Pulau Laut yang diharapkan dapat mengatasi masalah pasang surut dan sedimentasi yang sering mengganggu pelabuhan di Banjarmasin.
Seperti diketahui, pendanaan mega proyek yang berjalan saat ini bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2024 senilai 295 Milyar lebih, dengan kontraktor pelaksana konsorsium Asri-Praya dan konsultan pengawas PT. Adiya Widyajasa.
Sementara waktu pelaksanaan pekerjaan selama 175 hari kalender dengan masa pemeliharaan 365 hari kalender.
“Dengan adanya jembatan dan pelabuhan baru, diharapkan kegiatan ekonomi akan lebih efisien dan efektif,” pungkasnya.
Untuk diketahui kemaren pada selsa (31/12/2024) rombongan Gubernur Kalsel H. Muhidin juga melakukan peninjauan jalan lintas Banjarbaru-Batulicin. Dalam peninjauan itu ia meminta agar geometri jalan dapat di perbaiki ulang dan ada fasilitas keselamatan seperti lampu merah, rambu-rambu jalan dan lampun penerangan. (red)




Baca Lainnya :
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0













