- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
Gubernur Kalsel Muhidin Dampingi Menteri LH, Tinjau Proyek Jembatan Pulau Kalimantan - Pulau Laut

Keterangan Gambar : Gubernur Kalsel Muhidin saat tinjauan jembatan pulau laut, Rabu (1/1/25).
Batulicin, Borneo Pos - Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Muhidin melakukan peninjauan infrastruktur strategis jalan dan jembatan di Kabupaten Tanah Bumbu.
Baca Lainnya :
- Polres Samosir, Sukseskan Amankan Rangkaian Ibadah Natal 2024 Dan Tahun Baru 20250
- Kapolda Kalsel Apresiasi Masyarakat, Malam Pergantian Tahun Berlangsung Aman Dan Damai0
Salah satu infrastruktur strategis yang ditinjau yaitu, pembangunan jembatan Pulau Kalimantan-Pulau Laut yang menghubungkan dua daerah Kabupaten Batulicin dan Kotabaru.
Dalam peninjauan ini turut hadiri, Menteri Lingkungan Hudip, Hanif Faisol Nurofiq, Sekreraris Daerah Roy Rizali Anwar, Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Isharwamto, Kadishub Kalsel, Fitri Hernadi, Kepala Bapenda, Subhan Nor Yaumil, Kadisbunnak Kalsel, Suparmi, Kadis Kehutanan, Fatimatuzzahra, Kadis Lingkungan Hidup Hanifah Dwi Nirwana dan Plt Kadis PUPR Kalsel, M Yasin Toyib.
“Jadi kami bersama Menteri Lingkungan Hidup dan jajaran Kepala SKPD melakukan peninjauan dan mengontrol progres proyek strategis pembangunan jembatan Pulau Kalimantan-Pulau Laut,” kata Gubernur Kalsel H. Muhidin di Tanah Bumbu, Rabu (1/1/2025).
Ia berharap agar pengerjaan proyek ini dapat dipercepat dan lebih optimal di tahun depan. Saat ini, progres yang telah dicapai adalah tahap pertama sepanjang 350 meter dan tahap kedua sepanjang 400 meter, dengan total 750 meter yang sudah dikerjakan.
“Diharapkan proyek ini dapat selesai dalam waktu tiga tahun. Karena dengan adanya jembatan ini maka arus transportasi barang atas daerah dapat berjalan lancar dan juga menggerakan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kadis PUPR Kalsel, M Yasin Toyib menjelaskan tentang rencana pembiayaan proyek pembangunan jembatan pulau laut-pulau Kalimantan yang diharapkan akan sepenuhnya diambil alih oleh pemerintah pusat.
Total biaya yang diperlukan untuk penyelesaian jembatan ini diperkirakan mencapai sekitar 5,9 triliun. Namun pada tahap awal mencapai Rp1,2 triliun dengan rincian tahun 2024 sebesar 500 miliar kemudian tahun 2025 sebesar Rp750 miliar.
“Meskipun target penyelesaian secara teknis bisa dalam dua tahun, faktor pendanaan menjadi tantangan, sehingga diharapkan proyek ini dapat selesai dalam waktu 3 hingga 4 tahun,” kata Yasin.
Ia berharap dengan terbangunnya jembatan pulau laut-pulau Kalimantan ini tidak hanya memperlancar arus transportasi barang tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat setempat, termasuk pembangunan pelabuhan besar di Pulau Laut yang diharapkan dapat mengatasi masalah pasang surut dan sedimentasi yang sering mengganggu pelabuhan di Banjarmasin.
Seperti diketahui, pendanaan mega proyek yang berjalan saat ini bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2024 senilai 295 Milyar lebih, dengan kontraktor pelaksana konsorsium Asri-Praya dan konsultan pengawas PT. Adiya Widyajasa.
Sementara waktu pelaksanaan pekerjaan selama 175 hari kalender dengan masa pemeliharaan 365 hari kalender.
“Dengan adanya jembatan dan pelabuhan baru, diharapkan kegiatan ekonomi akan lebih efisien dan efektif,” pungkasnya.
Untuk diketahui kemaren pada selsa (31/12/2024) rombongan Gubernur Kalsel H. Muhidin juga melakukan peninjauan jalan lintas Banjarbaru-Batulicin. Dalam peninjauan itu ia meminta agar geometri jalan dapat di perbaiki ulang dan ada fasilitas keselamatan seperti lampu merah, rambu-rambu jalan dan lampun penerangan. (red)




Baca Lainnya :
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0




.jpg)








