- Dispora Kalsel Seleksi Wirausaha Muda Berprestasi, Dorong UMKM Berbasis Kearifan Lokal
- Duta Pepelingasih Kalsel 2026 Resmi Terpilih, Siap Jadi Agen Perubahan Pelestarian Lingkungan
- Perkuat Sektor Perkebunan dan Peternakan Daerah, Disbunnak Kalsel Dukung Program KDMP
- Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Lintas Sektoral untuk Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama
- Diskominfo Kalsel Sosialisasikan Aplikasi E-Absen dan E-Performance kepada Admin SMA dan SMK
- Dispora Kalsel Tingkatkan Profesionalisme Wasit dan Juri Tiga Cabor Melalui Pelatihan Bersertifikat
- Gubernur H. Muhidin Sampaikan Rancangan KUPA dan PPAS di Rapat Paripurna DPRD Kalsel
- HUT ke-76, IGTKI-PGRI Kotabaru Kukuhkan Pengurus Baru
- 16 Tim Pelajar Putri Rebut juara diPERWOSI CUP I 2026
- Pemkab Kotabaru Hadiri Sosialisasi ASN Pra Pensiun dan Silaturahmi Pengajian Nasabah Pensiunan BSI
Gubernur Dorong JMSI Kalsel Jaga Independensi dan Profesionalisme Media Siber

Keterangan Gambar : Pelantikan Pengurus Daerah JMSI Provinsi Kalimantan Selatan periode 2025–2030 di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarmasin, Senin (8/6/2026).
Kalsel, Borneopos.com Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menegaskan pentingnya kehadiran media siber yang profesional, independen, dan terverifikasi sebagai penjernih informasi di tengah derasnya arus informasi digital. Dalam konteks tersebut, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas informasi yang diterima masyarakat.
Baca Lainnya :
- Bapelkes Kalsel Gelar Empat Pelatihan untuk Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kesehatan0
- Diskominfo Kalsel Matangkan Persiapan Audit TIK SPBE0
Pesan tersebut disampaikan Gubernur melalui Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Dinansyah, saat menghadiri pelantikan Pengurus Daerah JMSI Provinsi Kalimantan Selatan periode 2025–2030 di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarmasin, Senin (8/6/2026).
Dalam sambutannya, Dinansyah mengungkapkan bahwa perkembangan era digital menghadirkan tantangan besar bagi dunia jurnalistik. Selain menjamurnya lebih dari 50 ribu media siber di Indonesia yang belum seluruhnya terverifikasi Dewan Pers, masyarakat juga dihadapkan pada maraknya hoaks, disinformasi, serta pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
“Di sinilah peran JMSI menjadi penting, yaitu memastikan anggotanya bekerja sesuai standar dan etika jurnalistik, berpihak pada kebenaran, serta menjaga kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memandang pers sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Kehadiran pers yang sehat dinilai penting untuk menyebarluaskan informasi pembangunan, mengawal akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan, sekaligus memberikan kritik yang konstruktif demi kemajuan daerah.
Menurutnya, peran tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers yang menegaskan fungsi pers sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga kehidupan demokrasi.
Dinansyah juga mengungkapkan bahwa Kalimantan Selatan berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dalam Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) tahun 2024 dengan meraih peringkat pertama nasional dan memperoleh nilai 80,91 poin.
“Atas capaian tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan menilai Kalimantan Selatan layak menjadi daerah percontohan nasional dalam penerapan kemerdekaan pers,” katanya.
“Saya meyakini, merawat ruang informasi yang sehat adalah bagian dari amanah. Sebagaimana agama mengajarkan kita untuk tabayyun, yaitu memeriksa dan memverifikasi kebenaran sebelum menyampaikan suatu informasi,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Gubernur melalui Dinansyah juga berharap kepengurusan JMSI Kalimantan Selatan yang baru dilantik dapat terus menjaga independensi, menjunjung tinggi etika jurnalistik, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar mampu mengawal pembangunan Banua secara kritis, objektif, dan konstruktif.
Pelantikan Pengurus Daerah JMSI Kalimantan Selatan periode 2025–2030 tersebut turut dihadiri jajaran pengurus pusat JMSI, di antaranya Wakil Ketua Umum JMSI Eko Parmuji dan Wakil Sekretaris JMSI Sabri, serta mitra strategis dari badan usaha milik daerah dan perusahaan swasta di Kalimantan Selatan.(red/mcksl)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL












