- Bupati H.M Rusli Lantik Ahmad Romansa Jadi Kepala Disdikbud Kotabaru
- OPINI Ambin Demokrasi | CeO Di Bali, Kada Mambuang Taruh
- WALHI Kalsel | Krisis Sungai Barito Bukan Takdir Ilahi, Melainkan Rakusnya Oligarki
- Pesan Menkomdigi Pada HPN 2026, Pers Yang kredibel Dan Independen Bukan pilihan Tapi Kebutuhan
- Perjuangan Wali Kota Lisa Gaungkan Cempaka Sebagai Living Museum, Menteri Fadli Zon Siap Dukung
- Gubernur Muhidin Lantik 292 Pejabat, Evaluasi 6 Bulan Jika kurang Baik Non Job
- Tiga Kampus Bumi Saijaan Apresiasi Terobosan Pendidikan Bupati Rusli
- Sekjen KNPI Kalsel Andi Rustianto Himbau Pemuda Jauhi Judi Online
- Perkuat Integritas, Pelindo Kotabaru Gandeng Kejaksaan Sosialisasikan Larangan Pungli dan Gratifikas
- Banjarbaru Dorong Ekonomi Kreatif, Wali Kota Lisa Perkuat Sinergitas Dengan Menteri Ekraf RI
Gerakan Aksi Damai Tangkal Penyebaran Paham Radikalisme dan Terorisme di Kalsel

Keterangan Gambar : Gerakan Aksi Damai Pencegahan Ancaman Faham Radikalisme dan Terorisme di Lapangan Dr. Murjani, Kota Banjarbaru, Minggu (14/12/2025).
Banjarbaru, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus memperkuat upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme dan terorisme, khususnya di kalangan generasi muda. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Kegiatan Gerakan Aksi Damai Pencegahan Ancaman Faham Radikalisme dan Terorisme, yang dilaksanakan di Lapangan Dr. Murjani, Kota Banjarbaru, Minggu (14/12/2025).
Baca Lainnya :
- Tagana Kalsel Siapkan 6.000 Porsi Makan Setiap Hari di Kabupaten Aceh Tamiang0
- Disbunnak Kalsel Rangkul Pers Sosialisasikan Program Prioritas Pemerintah 2025-20290
Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 09.10 Wita ini dipimpin oleh Kasubbid Penanganan Konflik Kesbangpol Kalsel Israjuddin bersama Kasubbid Kewaspadaan Dini dan Intelijen Afreza Rahman, S.STP, dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, pegiat perdamaian, serta guru dan pelajar SMA/SMK.
Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Selatan, Heriansyah menegaskan bahwa pendekatan aksi damai merupakan strategi penting dalam membangun ketahanan ideologi di lingkungan pendidikan.
“Gerakan aksi damai ini merupakan bentuk kontra-radikalisasi yang efektif dan relevan bagi pelajar. Pendekatan non-represif menjadi kunci untuk membangun kesadaran, memperkuat nilai kebangsaan, serta meningkatkan daya tangkal generasi muda terhadap pengaruh paham radikal dan ekstrem,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelibatan pelajar dalam kegiatan positif seperti ini juga berfungsi sebagai sarana deteksi dini terhadap potensi penyebaran ideologi ekstremisme di lingkungan sekolah.
“Pelajar harus kita jadikan subjek, bukan objek. Dengan ruang dialog dan edukasi yang tepat, mereka dapat menjadi agen perdamaian di tengah masyarakat,” tegas Heriansyah.
Kegiatan ini turut dihadiri Kanit Cegah Satgaswil Densus 88 AT Kalsel IPDA Alim Sumartono, S.H, Panit III Subdit Kamneg Ditintelkam Polda Kalsel IPDA Mursid Chori Indra, Duta Damai FKPT Rohiyansyah, serta perwakilan Disdikbud Provinsi Kalsel, Diskominfo Provinsi Kalsel, dan Kesbangpol Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, serta Kabupaten Banjar.
Peserta kegiatan melibatkan perwakilan guru dan pelajar SMA/SMK dari Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar, dengan jumlah sekitar 30 pelajar yang mengikuti kegiatan secara aktif.
Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan santai di kawasan car free day Lapangan Dr. Murjani, dilanjutkan dengan deklarasi aksi damai pencegahan radikalisme dan terorisme, serta diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol komitmen kolektif menjaga Kalimantan Selatan tetap aman, damai, dan toleran.
Melalui kegiatan ini, Kesbangpol Kalsel berharap sinergi lintas sektor dalam pencegahan radikalisme dan terorisme terus diperkuat, khususnya di lingkungan pendidikan, demi menjaga persatuan, stabilitas daerah, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (red/MC)


Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- Asri-Praya Ditarget Selesaikan Bangunan Tahap I Jembatan Pulau Laut Sepanjang 400 M,Selama 175 Hari0
Berita KALSEL



.jpg)
.jpg)

.jpg)
1.jpg)




