- Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dilaksanakan di Kotabaru
- Setda Kotabaru Dorong ASN Cerdas Finansial di Era Digital
- Kotabaru Sambut Tim Penilai Lomba Desa Kalsel
- Tingkatkan Disiplin dan Loyalitas, Pemkab Kotabaru Gelar Apel Hari Kesadaran Nasional
- 30 Pemuda Kotabaru Ikuti Pelatihan Kepemimpinan dan Digitalisasi Usaha di Tanah Bumbu
- Disparpora dan IOSKI Kotabaru Gelar Pelatihan SKJ 2022 dan SAIH untuk Guru PJOK
- Polda Kalsel Ungkap 128,7 Kilogram Sabu, Pemprov Apresiasi Kinerja Aparat
- Dinas Pariwisata Kalsel Gelar Pelatihan SDM, Pokdarwis Didorong Jadi Garda Terdepan Pariwisata
- Pemprov Kalsel Berkomitmen Penuhi Sarana Pendidikan Ramah Disabilitas
- Disdikbud Kalsel Gelar Pameran Temporer Peradaban Dayak di Museum Lambung Mangkurat
Disparpora dan IOSKI Kotabaru Gelar Pelatihan SKJ 2022 dan SAIH untuk Guru PJOK

Keterangan Gambar : Disparpora dan IOSKI Kotabaru Gelar Pelatihan SKJ 2022 dan SAIH untuk Guru PJOK
Kotabaru, Borneopos.com - Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kotabaru bekerja sama dengan Ikatan Olahraga Senam Kreasi Indonesia (IOSKI) Kabupaten Kotabaru menggelar Pelatihan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) 2022 dan Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) di lapangan basket indoor Kotabaru.
Baca Lainnya :
- Polda Kalsel Ungkap 128,7 Kilogram Sabu, Pemprov Apresiasi Kinerja Aparat0
- Dinas Pariwisata Kalsel Gelar Pelatihan SDM, Pokdarwis Didorong Jadi Garda Terdepan Pariwisata0
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai 13 hingga 14 Juni 2026 tersebut diikuti sebanyak 68 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai sekolah di Kabupaten Kotabaru, mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Olahraga Rekreasi dan Tradisional Disparpora Kotabaru, Alfian Zainal Abidin, S.A.P., M.M., mengatakan pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam menguasai gerakan SKJ yang dinilai sudah mulai tertinggal perkembangan zaman.
“Insya Allah tahun depan akan kita tingkatkan lagi ke SKJ yang lebih baru untuk meningkatkan kemampuan guru-guru olahraga yang ada di Kabupaten Kotabaru,” ujar Alfian usai penutupan pelatihan, Minggu (14/6/2026).
Menurutnya, pelatihan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi para guru PJOK untuk mengajarkan kembali materi senam kepada para siswa di sekolah masing-masing. Bahkan, ke depan hasil pembinaan tersebut diharapkan dapat melahirkan kompetisi senam di tingkat pelajar.
“Kami berharap guru-guru yang telah mengikuti pelatihan ini lebih aktif mengajarkan kepada murid-muridnya sehingga pada tahun 2027 nanti bisa dilombakan,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan SDN 3 Semayap, Akhmad Riyadi, S.Pd., Gr., mengapresiasi pelaksanaan pelatihan yang dinilai sangat bermanfaat bagi para guru PJOK. Ia menilai peserta dari tingkat SD hingga SMA menunjukkan antusiasme yang tinggi selama mengikuti kegiatan.
“Satu hari kami fokus latihan dan hari kedua langsung dilakukan penilaian. Di sini kami memiliki kategori 10 terbaik SKJ dan 10 terbaik SAIH,” ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak guru olahraga di Kabupaten Kotabaru yang memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan.
“Semoga ini menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kami, kemudian bisa kami bagikan kepada teman-teman guru lainnya dan diterapkan kepada anak-anak didik di sekolah masing-masing,” tutupnya.(red/ril)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250













