- Perkuat Kepemimpinan, Kapolresta Samarinda Lantik Wakapolresta Baru
- Pemkab Kotabaru Gelar Jambore Kader Posyandu, Perkuat Peran Kader dalam Tingkatkan Layanan Kesehata
- Dinsos Kalsel Buka Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik Angkatan VIII
- Peringati HAN 2026, PPRSAR Mulia Satria Ajak Anak-Anak Rayakan “Sehari Gasan Kanakan Banua Kita”
- Dinsos Kalsel Gelar *Sehari Bersama Anak* 2026, Perkuat Perlindungan Generasi Penerus
- DPKP Kalsel Dampingi Kementan Monitoring LTT di Barito Kuala, Perkuat Swasembada Pangan
- Pemprov Kalsel Tutup PKA Angkatan I 2026, Sekda Dorong Alumni Jadi Agen Perubahan
- FGD Bersama Pensiunan ASN, Pemprov Kalsel Himpun Masukan untuk Kebijakan
- Bupati kotabaru Serahkan Bantuan Dana Hibah TA 2026 ke Sejumlah Rumah Ibadah dan Tahfiz
- BPBD Kalsel Siapkan 14 Pos Lapangan Karhutla, Lima Pos Difokuskan di Kawasan Bandara
Dinsos Kalsel Buka Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik Angkatan VIII

Keterangan Gambar : Dinsos Kalsel Buka Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik Angkatan VIII, 9 Peserta Ikuti Pelatihan Keterampilan
Kalsel, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Dinas Sosial terus berkomitmen meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas melalui penyelenggaraan Program Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik Angkatan VIII Tahun 2026 di Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra dan Fisik (PRSPDNF) Fajar Harapan.
Baca Lainnya :
- Peringati HAN 2026, PPRSAR Mulia Satria Ajak Anak-Anak Rayakan “Sehari Gasan Kanakan Banua Kita”0
- Dinsos Kalsel Gelar *Sehari Bersama Anak* 2026, Perkuat Perlindungan Generasi Penerus0
Kepala Dinas Sosial Prov Kalsel, M. Farhanie, mengatakan penyandang disabilitas memiliki hak yang sama sebagai warga negara untuk memperoleh pelayanan, perlindungan, kesempatan, serta pengembangan diri agar mampu hidup mandiri, produktif, dan berpartisipasi penuh dalam kehidupan bermasyarakat.
“Rehabilitasi sosial bukan hanya memberikan keterampilan, tetapi juga membangun kepercayaan diri, meningkatkan kemampuan sosial, serta mempersiapkan peserta agar mampu berkarya sesuai dengan potensi yang dimiliki,” ujar Farhanie., Banjar, Rabu (22/7/2026).
Ia mengapresiasi seluruh jajaran PRSPDNF Fajar Harapan yang terus berkomitmen memberikan layanan rehabilitasi sosial yang berkualitas, serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya program tersebut.
Pada Angkatan VIII Tahun 2026, program rehabilitasi sosial diikuti oleh 9 peserta yang berasal dari 7 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Para peserta akan mendapatkan layanan rehabilitasi sosial yang meliputi bimbingan fisik, mental, spiritual, dan sosial, serta pelatihan keterampilan sesuai minat dan bakat.
Adapun pembagian pelatihan keterampilan terdiri dari 5 peserta mengikuti bimbingan komputer, 3 peserta mengikuti tata boga, dan 1 peserta mengikuti pelatihan menjahit.
Farhanie berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pembelajaran dengan semangat dan disiplin sehingga keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk bekerja, berwirausaha, maupun meningkatkan kualitas hidup setelah kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.
Ia juga berpesan kepada para instruktur, pendamping, dan seluruh petugas agar memberikan pelayanan yang profesional, humanis, penuh kesabaran, serta menjunjung tinggi penghormatan terhadap martabat penyandang disabilitas.
“Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari selesainya proses pelatihan, tetapi juga dari meningkatnya kemandirian dan keberfungsian sosial para peserta,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala PRSPDNF Fajar Harapan, Andrie Iswandy, menjelaskan bahwa selama mengikuti program, peserta tidak hanya memperoleh pelatihan keterampilan, tetapi juga mendapatkan layanan rehabilitasi sosial secara menyeluruh melalui bimbingan fisik, mental, spiritual, dan sosial.
Menurutnya, pendekatan tersebut bertujuan membentuk pribadi yang lebih mandiri, percaya diri, serta siap kembali menjalankan fungsi sosial di tengah keluarga dan masyarakat.
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap semakin banyak penyandang disabilitas yang memiliki kompetensi, kesempatan, dan kemandirian sehingga mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah secara inklusif.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL












