- Gubernur Kalsel H. Muhidin Sampaikan Duka Mendalam atas Musibah KM Virgo Transport 8
- Genjot Kemajuan Daerah, Bupati Tinjau Pembagunan Jalan Tembus Jembatan Tanjung Serdang
- Gekrafs Binaan Disparpora Siap Promosikan Gula Aren Tirawan Kotabaru di CAEXPO 2026 China
- Pantai Risalo Tanjung Selayar, Tawarkan Keindahan Asri nan Alami
- Kadisparpora Kotabaru Dorong Kaum Muda Saijaan Lahirkan Karya Film
- Penutupan Pelatihan Paskibraka Kalsel 2026; Gubernur Titipkan Masa Depan Daerah, Bangsa dan Negara
- Gubernur H. Muhidin: Kalsel Perkuat Pilar Indonesia Merawat Kehidupan Beragama
- Sekdaprov Kalsel Pimpin Visitasi PKN Tingkat II Angkatan XVIII ke Jawa Timur
- Momentum Harjad ke 76 Kalsel, Gubernur H. Muhidin Berikan Berbagai Penghargaan
- Pamor Borneo 2026 Himpun LoI Investasi Senilai Rp64,45 Triliun
Cari Bibit Unggul di Kalsel, Festival Sepak Bola Usia Dini U-10 dan U-12 Resmi Bergulir

Keterangan Gambar : Festival Sepak Bola Usia Dini U-10 dan U-12 di Banjarbaru.
Kalsel, Borneopos.com - Festival Sepak Bola Usia Dini kategori U-10 dan U-12 resmi digelar di Lapangan Minisoccer Mabrur, Banjarbaru, pada 26–28 Juni 2026. Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan bekerja sama dengan Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) Kalimantan Selatan ini menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit pesepak bola muda berbakat di Banua.
Baca Lainnya :
- Pembinaan di Tanah Laut, TP Posyandu Kalsel Dorong Pelayanan Enam SPM0
- Gubernur Kalsel Tinjau Poliklinik MCU Baru RSUD Ansari Saleh, Hadirkan Layanan Stem Cell dan Vaksin 0
Pembukaan festival ditandai dengan tendangan perdana oleh Kepala Dispora Kalimantan Selatan, Pebriadin Hapiz, yang disaksikan ratusan peserta, pelatih, dan orang tua atlet.
Dalam sambutannya, Pebriadin Hapiz mengapresiasi inisiatif FORSGI Kalimantan Selatan yang memanfaatkan masa libur sekolah dengan menghadirkan kegiatan positif bagi anak-anak.
“Kami memberikan apresiasi kepada FORSGI yang telah menyelenggarakan festival ini. Anak-anak dapat mengisi waktu libur dengan aktivitas olahraga di luar ruang, bukan hanya bermain gim, sehingga dapat membangun karakter sekaligus menjaga kebugaran,” ujarnya, Jumat (26/6/2026).
Menurutnya, festival ini bukan semata-mata mengejar prestasi atau menentukan juara, tetapi menjadi bagian penting dari proses pembinaan sepak bola usia dini.
“Melalui pertandingan seperti ini, anak-anak dapat menunjukkan perkembangan hasil latihan mereka, baik dari sisi teknik, taktik, strategi maupun mental bertanding. Ini menjadi proses pembelajaran yang sangat penting dalam pembinaan atlet,” katanya.
Pebriadin juga menegaskan bahwa Dispora Kalsel terus berkomitmen membudayakan olahraga di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang melibatkan semua kalangan, khususnya generasi muda.
“Event seperti ini menjadi stimulus agar olahraga menjadi budaya hidup sehat masyarakat Kalimantan Selatan. Ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur yang kami implementasikan melalui berbagai program pembinaan olahraga,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua FORSGI Kalimantan Selatan, Budiono, menjelaskan festival tahun ini diikuti delapan kabupaten dan kota dengan total 24 tim, terdiri dari 12 tim kategori U-10 dan 12 tim kategori U-12.
Ia mengatakan, selain menjadi ajang kompetisi, festival ini juga dimanfaatkan sebagai proses seleksi pemain yang akan memperkuat Kalimantan Selatan pada ajang Piala FORSGI Nasional di Jakarta pada 23–25 Juli 2026.
“Dari hasil festival ini kami akan menyeleksi 14 pemain kategori U-12 yang nantinya akan mewakili Kalimantan Selatan pada Piala FORSGI Nasional. Kami berharap melalui ajang ini lahir pemain-pemain muda potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel, Muhammad Anugrah, mengatakan penyelenggaraan festival ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mencetak regenerasi atlet sepak bola Kalimantan Selatan.
“Harapannya melalui kegiatan ini akan lahir atlet-atlet sepak bola usia dini yang nantinya menjadi regenerasi bagi atlet sepak bola senior Kalimantan Selatan,” katanya.
Selain pembinaan sepak bola, Dispora Kalsel juga telah menyiapkan berbagai kegiatan olahraga lainnya bagi anak-anak. Salah satunya adalah penyelenggaraan kejuaraan push bike pada Agustus 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kejuaraan tersebut diproyeksikan tidak hanya diikuti peserta dari Kalimantan Selatan, tetapi juga menarik peserta dari berbagai daerah di luar Kalimantan.
“Melalui berbagai cabang olahraga seperti sepak bola maupun push bike, kami berharap semakin banyak anak-anak yang gemar berolahraga, hidup sehat, sekaligus menjadi calon atlet berprestasi bagi Kalimantan Selatan di masa depan,” pungkas Anugrah.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250












