- KNPI Kal-Sel Apresiasi Kinerja Polda pada HUT Bhayangkara ke-80
- Lagi! Indocement Tarjun Raih Penghargaan Nasional atas Dukungan Program Imunisasi di Indonesia
- Lagi! Polsek Samarinda Ungkap Kasus Sabu
- Maling Pencuri 95 Slop Rokok Kini Diamankan di Polsek Samarinda
- Stadion Bertaraf Internasional Banjarbaru Diproyeksi Jadi Penggerak Ekonomi Baru Kalsel
- Pemprov kalsel Genjot Pembangunan Jembatan Pulau Kalimantan–Pulau Laut
- Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Penyaluran KUR untuk Dorong UMKM Naik Kelas
- PUPR Kalsel Dorong Komitmen Daerah Wujudkan Target Sanitasi Nasional
- PUPR Kalsel Tingkatkan Kompetensi SDM Konstruksi melalui Pelatihan BIM Autodesk Revit Arsitektur
- Triwulan I 2026, Ekonomi Kalsel Tumbuh 5,67 Persen
BI Kalsel Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon untuk Perkuat Pertumbuhan Berkelanjutan

Keterangan Gambar : BI Kalsel Dukung Pengembangan Ekonomi Karbon untuk Perkuat Pertumbuhan Berkelanjutan
Kalsel, Borneopos.com - Kantor Perwakilan Bank Indonesia menyatakan dukungannya terhadap upaya pengembangan ekonomi karbon sebagai salah satu instrumen penguatan ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Selatan.
Baca Lainnya :
- Pemprov Kalsel Dorong Perdagangan Karbon, Perkuat Ekonomi Berkelanjutan 0
- Pemprov Kalsel Dukung Perdagangan Karbon, Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru0
Hal tersebut disampaikan Ekonom Senior Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Prayudhi Azwar, usai mengikuti Rapat Koordinasi Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Pemanfaatan Potensi Ekonomi Karbon Daerah di Ruang Rapat Besar Lantai 3 Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Banjarmasin, Senin (22/6/2026).
Menurut Prayudhi, Kalimantan Selatan memiliki modal besar untuk mengembangkan ekonomi berbasis lingkungan karena didukung kekayaan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati (biodiversitas) yang melimpah.
“Bank Indonesia Kalimantan Selatan sangat mendukung inisiatif ini. Kalimantan Selatan memiliki kekhasan dengan biodiversitas yang luar biasa, di samping sumber daya alam yang juga sangat kaya. Karena itu, setiap ikhtiar untuk memperkuat ekonomi daerah yang berbasis pada biodiversitas, sumber daya alam, dan penguatan sektor ekonomi hijau akan memberikan dampak yang sangat positif bagi Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengembangan perdagangan karbon menjadi salah satu peluang strategis yang dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Melalui mekanisme tersebut, daerah berpotensi memperoleh nilai ekonomi tambahan tanpa harus mengorbankan fungsi ekologis kawasan hutan dan sumber daya alam yang dimiliki.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita dapat memperoleh tambahan pendapatan atau ekstra income dari perdagangan karbon, namun pada saat yang sama tetap mampu menjaga dan mempertahankan kelestarian lingkungan, khususnya hutan-hutan yang menjadi aset penting Kalimantan Selatan,” katanya.
Prayudhi menambahkan, konsep ekonomi karbon dan ekonomi hijau sejalan dengan arah kebijakan Bank Indonesia yang turut mendorong pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Bahkan, Bank Indonesia memiliki unit khusus yang menangani pengembangan ekonomi hijau dan inklusif sebagai bagian dari dukungan terhadap agenda pembangunan nasional.
“Di Bank Indonesia sendiri terdapat departemen yang secara khusus menangani ekonomi hijau dan inklusif. Karena itu, berbagai upaya yang mengarah pada pengembangan ekonomi karbon dan ekonomi hijau tentu menjadi bagian yang akan terus didukung oleh Bank Indonesia,” jelasnya.
Menurutnya, pengembangan ekonomi karbon bukan hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan hidup dan mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan.
“Tujuannya bukan hanya keberlanjutan ekonomi, tetapi juga keberlanjutan lingkungan hidup. Jadi kedua aspek ini harus berjalan beriringan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.(red/mcksl)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250













