- Gubernur Kalsel H. Muhidin Sampaikan Duka Mendalam atas Musibah KM Virgo Transport 8
- Genjot Kemajuan Daerah, Bupati Tinjau Pembagunan Jalan Tembus Jembatan Tanjung Serdang
- Gekrafs Binaan Disparpora Siap Promosikan Gula Aren Tirawan Kotabaru di CAEXPO 2026 China
- Pantai Risalo Tanjung Selayar, Tawarkan Keindahan Asri nan Alami
- Kadisparpora Kotabaru Dorong Kaum Muda Saijaan Lahirkan Karya Film
- Penutupan Pelatihan Paskibraka Kalsel 2026; Gubernur Titipkan Masa Depan Daerah, Bangsa dan Negara
- Gubernur H. Muhidin: Kalsel Perkuat Pilar Indonesia Merawat Kehidupan Beragama
- Sekdaprov Kalsel Pimpin Visitasi PKN Tingkat II Angkatan XVIII ke Jawa Timur
- Momentum Harjad ke 76 Kalsel, Gubernur H. Muhidin Berikan Berbagai Penghargaan
- Pamor Borneo 2026 Himpun LoI Investasi Senilai Rp64,45 Triliun
Jelang Idul Fitri 1447 H, Pemkab Kotabaru Survey Ketersedian Bapokting Aman

Keterangan Gambar : Pemerintah Kabupaten Kotabaru melakukan survey harga bahan pokok penting (bapokting) ke sejumlah distributor pedagang di Pasar Kemakmuran, pada Selasa (10/03/2026).
Kotabaru, Borneopos.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Kotabaru melakukan survey harga bahan pokok penting (bapokting) ke sejumlah distributor pedagang di Pasar Kemakmuran, pada Selasa (10/03/2026).
Baca Lainnya :
- PENRAKOTA Puji Komisi II DPRD Kotabaru Yang Merespon Keluhan Nelayan 0
- Siring Laut, Tempat Wisata Pavorit di bulan Ramadhan Nunggu Waktu Bebuka Puasa0
Survey tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, S. Sos bersama sejumlah instansi terkait, diantaranya Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kotabaru, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Inspektorat, Tim Pengendalian Inflansi Daerah. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga, pasokan serta permintaan pasar tetap terkendali dipertangahan ramadhan hingga menjelang lebaran.
Pantauan dilapangan, Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis menyampaikan, survey ini merupakan bagian dari langkah pengawasan Pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersedian bahan pokok penting H-10 menjelang lebaran 1447 Hijriah.
“Setelah kita lakukan survey lapangan, kondisi terutama stok bahan-bahan pokok kita H-10 di bulan ramadhan ini kita nyatakan aman kondisi stoknya,” ucapnya.
Dalam survey tersebut, Wakil berdialog langsung dengan para pedagang untuk memastikan harga jual, dan dilakukan pula pengecekkan terhadap ketersedianan stok dan kualitas bahan pangan yang dipasarkan kepada masyarakat.
“Ada beberapa bahan pokok yang mengalami sedikit kenaikan, tapi tidak terlalu melambung tinggi, seperti beras ada kenaikan per-kilonya dari 1000 hingga 2000 dari beberapa jenis beras, termasuk telur yang mengalami kenaikan ada 1000 per-kilonya,” jelasnya.
Ia menambahkan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi kenaikan harga pokok, diantaranya ketidakseimbangan pasokan dan permintaan, serta gangguan distribusi.
“Ada beberapa penyebab tentunya, ada beberapa karena permintaan yang juga tinggi sementara stok yang kadang pengirimannya terlambat datang ke Kotabaru, dan disebabkan oleh beberapa transport, inilah juga yang menjadi pemicu kenaikan kondisi barang-barang bahan pokok tersebut,” jelasnya.
Pemerintah daerah juga mengantisipasi terjadinya kenaikan harga bahan pokok dengan menggelar pasar murah untuk masyarakat, yang sudah beberapa kali digelar dengan bekerjasama Dinas terkait, Bulog, Perbankan, Pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UMKM).
“Kami Pemerintah Daerah juga sudah melakukan ada beberapa kegiatan dalam rangka menstabilitaskan harga bahan pokok penting yang ada di Kabupaten Kotabaru melalui operasi pasar atau pasar murah,” terangnya.
Melalui survey ini Pemerintah Kabupaten Kotabaru akan terus memantau dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok penting menjelang idul fitri. Pemerintah Daerah ingin memastikan masyarakat dapt menyambut hari kemenangan dengna tenang tanoa dibebani lonjakan harga kebutuhan pokok.(red/ril)




Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250

.jpg)


.jpg)







