- Dispora Kalsel Seleksi Wirausaha Muda Berprestasi, Dorong UMKM Berbasis Kearifan Lokal
- Duta Pepelingasih Kalsel 2026 Resmi Terpilih, Siap Jadi Agen Perubahan Pelestarian Lingkungan
- Perkuat Sektor Perkebunan dan Peternakan Daerah, Disbunnak Kalsel Dukung Program KDMP
- Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Lintas Sektoral untuk Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama
- Diskominfo Kalsel Sosialisasikan Aplikasi E-Absen dan E-Performance kepada Admin SMA dan SMK
- Dispora Kalsel Tingkatkan Profesionalisme Wasit dan Juri Tiga Cabor Melalui Pelatihan Bersertifikat
- Gubernur H. Muhidin Sampaikan Rancangan KUPA dan PPAS di Rapat Paripurna DPRD Kalsel
- HUT ke-76, IGTKI-PGRI Kotabaru Kukuhkan Pengurus Baru
- 16 Tim Pelajar Putri Rebut juara diPERWOSI CUP I 2026
- Pemkab Kotabaru Hadiri Sosialisasi ASN Pra Pensiun dan Silaturahmi Pengajian Nasabah Pensiunan BSI
Hasnuryadi Sulaiman Calon Tunggal Ketua KONI Kalsel, Berkas Pendaftarannya Memenuhi Syarat

Keterangan Gambar : Kontestasi menuju kursi Ketua KONI Kalimantan Selatan 2026
Kalsel, Borneopos.com - Kontestasi menuju kursi Ketua KONI Kalimantan Selatan 2026 praktis berjalan tanpa persaingan. Hingga penutupan pendaftaran, hanya satu nama yang muncul dan lolos seluruh tahapan, yakni Hasnuryadi Sulaiman.
Baca Lainnya :
- RSUD PJS Kotabaru Gelar Forum Konsultasi Publik, Dorong Peningkatan Mutu Layanan Kesehatan0
- PKA Angkatan I Resmi Dibuka, BPSDMD Kalsel Dorong Kepemimpinan Adaptif dan Inovatif0
Situasi ini menempatkan CEO Barito Putera tersebut sebagai kandidat tunggal yang siap ditetapkan dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kalsel. Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) memastikan, tidak ada kendala administratif dalam proses pencalonannya.
Ketua TPP, Abdul Haris Makie, menyebut seluruh dokumen yang diajukan telah melalui proses verifikasi ketat. Rapat pleno yang digelar pada 24 April lalu menjadi penentu, dengan hasil akhir menyatakan berkas Hasnuryadi lengkap dan sah.
“Seluruh persyaratan administratif sudah dipenuhi, tidak ada kekurangan,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Kondisi calon tunggal ini sebenarnya terjadi setelah masa pendaftaran sempat diperpanjang untuk membuka peluang kandidat lain. Namun hingga batas akhir, hanya Hasnuryadi yang mengembalikan formulir pendaftaran.
Dengan demikian, jalur menuju kepemimpinan KONI Kalsel terbuka lebar. Meski begitu, TPP menegaskan bahwa penetapan resmi tetap berada di tangan forum Musorprov, bukan keputusan sepihak tim.
Di luar aspek administratif, kekuatan dukungan menjadi faktor yang tak kalah menentukan. Hasnuryadi diketahui telah mengantongi dukungan mayoritas, yakni dari 13 KONI kabupaten/kota dan 51 cabang olahraga angka yang jauh melampaui syarat minimal pencalonan.
Dominasi dukungan ini mencerminkan konsolidasi yang relatif solid di tubuh olahraga Kalsel. Minimnya kompetitor juga dinilai sebagai sinyal kuat adanya kesepahaman arah kepemimpinan ke depan.
TPP berharap, proses yang berjalan tanpa dinamika persaingan ini tetap mampu menghasilkan kepemimpinan yang efektif dan membawa dampak nyata bagi pembinaan atlet di daerah.
“Harapannya tentu KONI Kalsel semakin solid dan prestasi olahraga terus meningkat,” tutup Haris.(red/mcksl)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL












