- Pemprov Matangkan Persiapan Kalsel Expo 2026
- Pamor Borneo 2026 Membuka Potensi Pertumbuhan Bernilai Tambah di Pulau Kalimantan
- DPKP Sebut Capaian LTT Kalsel Hingga 31 Agustus 2026 Sesuai Rencana 23.163 Hektar
- Wagub Kalsel: Perubahan APBD 2026 Diprioritaskan untuk Kepentingan Masyarakat
- BPBD Kalsel Catat 1.903 Kejadian Karhutla hingga 25 Agustus 2026
- Perkuat Kualitas Pelayanan Publik, Pemkab Kotabaru Lantik Pejabat JPT dan Pengawas
- Desa Tegalrejo Kelumpang Hilir Kotabaru Wakili Kalsel dalam Penilaian Desa PHBS 2026
- Rakor TIMPORA Kotabaru Dorong Pengawasan Orang Asing Lintas Sektor
- Pemkab Kotabaru Gelar Rakor Karhutla dan Bencana Kekeringan
- Kemendikdasmen Gelar Bimtek Digitalisasi Pembelajaran, Perkuat Kompetensi Guru SD di Kotabaru
Disparpora Kotabaru Sosialisasikan Bahaya Narkoba ke 100 Perwakilan Siswa se Kotabaru

Keterangan Gambar : Suasana sosialisasi mengenai bahaya narkotika, bullying dan pergaulan bebas.
Kotabaru, Borneopos.com - Maraknya pengaruh narkotika, bullying hingga pergaulan bebas di kalangan remaja menjadi perhatian Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru. Melalui Bidang Kepemudaan, Disparpora menggelar sosialisasi bagi para pemuda di Gedung Mahligai Pemuda, Jumat (22/5/2026).
Baca Lainnya :
- Sambut Idul Adha 2026, Pelindo Kotabaru Sebar Hewan Qurban di Sejumlah Masjid di Bumi Saijaan0
- Disparpora Genjot Wisata Saijaan Lewat Kotabaru Tourism Video Competition 20260
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 peserta dari organisasi kepemudaan (OKP), OSIS sekolah hingga mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kotabaru.
Kepala Bidang Kepemudaan Disparpora Kotabaru, Ida Trisanti mengatakan sosialisasi tersebut membahas persoalan yang saat ini banyak terjadi di kalangan generasi muda.
“Hari ini, sosialisasi penyalahgunaan narkotika, zat adiktif dan bullying serta satu lagi pergaulan bebas di kalangan pemuda. Jadi hari ini diikuti peserta itu ada 100 tiap peserta itu dari OKP, kemudian dari OSIS sekolah-sekolah, dan ada dari BEM perguruan tinggi dari Kotabaru ya,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Disparpora menghadirkan dua pemateri dari Polres dan Dinas Perlindungan Pemberdayaan Perempuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta mengenai bahaya narkotika, bullying dan pergaulan bebas.
“Dan hari ini kita mengundang ada dua narasumber, satu dari Polres yang hari ini mungkin akan lebih dijelaskan dengan narkotika dan yang kedua dari Dinas Perlindungan Pemberdayaan Perempuan yang akan membahas materi bullying dan pergaulan bebas,” katanya.
Menurut Ida, tema sosialisasi dipilih berdasarkan kondisi yang sedang berkembang di tengah masyarakat, khususnya di kalangan remaja yang kini tidak lepas dari pengaruh media sosial.
“Pilihan temanya kadang-kadang kita melihat situasinya sedang berkembang ini apa, nah itu kita akan angkat topiknya seperti itu. Karena kita tahu sama-sama tahu sekarang sosial media itu menjadi hal utama untuk generasi muda ya kita sering lihat bullying segala macam pergaulan bebas. Makanya kita tambahkan untuk di anti narkoba ini,” jelasnya.
Ia berharap para peserta tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing serta ikut mengingatkan sesama generasi muda mengenai bahaya penyalahgunaan zat adiktif dan dampak negatif pergaulan bebas.
“Ya harapannya sebenarnya dari kegiatan ini, harapan kita ya semoga para pemuda Kabupaten Kotabaru bisa menjadi seperti kata Pak Sekda tadi, agen perubahan. Jadi nanti mereka yang mengikuti sosialisasi ini bisa membawa dampaknya untuk dirinya sendiri maupun nanti untuk lingkungan di sekitarnya bahwa ada bahaya-bahaya dari pengaruh penggunaan zat adiktif maupun pergaulan bebas tadi,” tutupnya. (red/paridah)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250

.jpg)








