- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
- Pemprov kalsel Dorong Penyusunan RUU Kab/Kota untuk 4 Wilayah di Banua
- Ditengah Lesunya Ekonomi, Warga Kotabaru Harus Beli Air Bersih Rp. 120 Ribu per Tandon
- Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake Lewat Trail Run Tahura Sebatung
- Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi
- Disparpora Kotabaru Gelar Diseminasi Edukasi Aplikasi Si AKRAB
Disdukcapil Kalsel Perkuat Tertib Adminduk Melalui Sosialisasi Dokumen Pencatatan Sipil di HSU

Keterangan Gambar : Disdukcapil Kalsel Sosialisasi Dokumen Pencatatan Sipil di HSU
Kalsel, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan sebagai dasar memperoleh berbagai layanan publik.
Baca Lainnya :
- Disdukcapil Kalsel Goes to School, Jemput Bola Pelayanan Adminduk di MAN Kotabaru0
- Open Drag Bike Dhira Brata Cup 2026 Resmi Dibuka di Samarinda dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-800
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kolaborasi bersama Disdukcapil Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dengan menggelar Sosialisasi Pentingnya Kepemilikan Dokumen Pencatatan Sipil Menuju Tertib Administrasi Kependudukan di Kecamatan Sungai Tabukan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kamis (23/7/2026) lalu.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat terwujudnya tertib administrasi kependudukan hingga ke tingkat kecamatan dan desa, sehingga seluruh masyarakat memiliki dokumen kependudukan yang lengkap, valid, dan mutakhir.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalimantan Selatan, Dewi Fuziarti, saat diwawancarai di Banjarbaru, Senin (27/7/2026), mengatakan bahwa kepemilikan dokumen pencatatan sipil merupakan hak setiap warga negara sekaligus menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan berbagai layanan pemerintahan.
“Dokumen pencatatan sipil seperti akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan maupun dokumen lainnya bukan sekadar persyaratan administrasi, tetapi merupakan identitas hukum yang memberikan kepastian status setiap penduduk. Karena itu kami terus mendorong masyarakat agar melengkapi seluruh dokumen kependudukannya,” ujar Dewi.
Menurutnya, sosialisasi yang dilaksanakan di Kecamatan Sungai Tabukan merupakan langkah jemput bola pemerintah untuk memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan penguatan pemahaman mengenai pentingnya administrasi kependudukan.
“Kami ingin memastikan masyarakat memahami manfaat memiliki dokumen kependudukan yang lengkap. Dengan data yang akurat dan valid, pemerintah juga akan lebih mudah dalam menyusun berbagai program pembangunan maupun penyaluran bantuan yang tepat sasaran,” jelasnya.
Dewi menambahkan, sinergi antara Disdukcapil Provinsi Kalimantan Selatan dan Disdukcapil Kabupaten/Kota akan terus diperkuat agar pelayanan administrasi kependudukan semakin mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Kami berharap melalui sosialisasi seperti ini kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga budaya tertib administrasi kependudukan dapat tumbuh sejak lingkungan keluarga. Dokumen kependudukan yang lengkap akan memberikan kemudahan dalam mengakses pendidikan, kesehatan, perbankan, perlindungan sosial, hingga berbagai pelayanan publik lainnya,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250



.jpg)










