- Ketua DPK APINDO Kotabaru, Putra: APINDO Menjadi Rumah Bersama Para Pengusaha
- Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Pengukuhan DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031
- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
Capaian 299 Hari, Presiden Prabowo: Makan Bergizi Gratis Telah Menjangkau 20 Juta Orang
.jpg)
Keterangan Gambar : Presiden Prabowo dalam Pidato Kenegaraan di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Jumat (15/8/20265(.
Jakarta, Borneopos.com - Presiden Prabowo Subianto hari ini menyampaikan pidato kenegaraan perdananya dalam sidang tahunan MPR-DPR di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta. Sejumlah capaian disampaikan Presiden, di antaranya program Makan Bergizi Gratis yang telah menjangkau 20 juta penerima manfaat, terdiri dari siswa, anak balita, ibu hamil dan menyusui.
Baca Lainnya :
- 299 Hari Kinerja Presiden Prabowo: 100 Sekolah Rakyat Sudah Dibangun0
- Sambut HUT ke-80 RI, Menkomdigi: Koneksi Digital Menyatukan Bangsa0
“Pagi ini saya mendapat laporan, sudah 20 juta anak sekolah, anak belum sekolah, ibu hamil dan ibu menyusui menerima Makan Bergizi Gratis setiap hari. Target kita, akhir tahun ini 82,9 juta orang menerima Makan Bergizi Gratis. Terima kasih Badan Gizi Nasional,” ujar Presiden dalam pidatonya, Jumat (15/8).
Presiden Prabowo menjelaskan, hingga akhir tahun ini akan tersedia setidaknya 32 ribu dapur Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan menyediakan makan bergizi untuk penerima manfaat di seluruh provinsi di Tanah Air.
“Makan Bergizi Gratis bukan semata program sosial, melainkan fondasi untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. PBB mengatakan, MBG adalah investasi terbaik sebuah bangsa,” tegasnya.
Saat ini, menurut Presiden, sudah beroperasi 5.800 dapur penyedia Makan Bergizi Gratis di 38 provinsi. Selain menopang ketercukupan nutrisi bagi masyarakat, program MBG juga telah menciptakan 290 ribu lapangan kerja baru di dapur-dapur, dan melibatkan 1 juta petani, nelayan, peternak, dan pelaku UMKM, sehingga ikut mendorong pertumbuhan ekonomi di desa-desa.
“Walau baru berjalan 8 bulan, hasil dari Makan Bergizi Gratis mulai terasa. Angka kehadiran anak di sekolah meningkat serta prestasi anak-anak di sekolah juga,” jelas Presiden.
Berdasar hasil studi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), program MBG berhasil meningkatkan fokus belajar dan kemampuan kognitif siswa. Data tersebut diperoleh dari kota-kota seperti Bogor dan Papua, khususnya bagi siswa yang sebelumnya tidak sarapan.
Studi di SMK Negeri 6 Medan menunjukkan bahwa MBG secara signifikan meningkatkan motivasi kehadiran dan konsentrasi belajar siswa. (***)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita NASIONAL



.jpg)
1.jpg)
.jpg)







