- LSM AKGUS Apresiasi PT. SDE, Buka Ruang Dialog Guna Selesaikan Persoalan Tanah Masyarakat
- Kendalikan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan, DPKP Kalsel Gelar Pangan Murah
- BPJS Kalwil Kalimantan Gandeng Pers Perkuat Loterasi Jaminan Sosial Tenaga Kerja
- Suwanti Hadiri Rakornas di Sentul, Perkuat Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah
- INKAI Kotabaru Gelar Ujian Kenaikan Tingkat Semester I Tahun 2026 Bagi 57 Karateka
- Dikenal Tegas dan Bijak, H. Isam Tunjukkan Sisi Penyayang Bersama Cucu
- LSM AKGUS Surati Kapolsek Kelumpang Barat Soal Dugaan Perampasan Tanah Masyarakat oleh PT. SDE
- Dorong ETPD, Pemkot Banjarbaru Gelar Bimtek Aplikasi SAPAT
- Tingkatkan Kapasitas, Disperin Kalsel Latih Petugas WASDAL Industri di 13 Kabupaten/Kota
- Perluas Akses Keadilan Warga Banua, Kemenkum RI Resmikan 2.015 Pos Bantuan Hukum di Kalsel
Bupati Tanah Bumbu, Bang Arul Salurkan Insentif untuk Guru Pondok Pesantren

Keterangan Gambar : Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif saat memberikan bantuan secara simbolis, Rabu (31/12/2025).
Tanah Bumbu, Borneopos.com – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyalurkan insentif kepada para Guru Pondok Pesantren yang digelar di Masjid Agung Al-Falah, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (31/12/2025).
Baca Lainnya :
Penyerahan insentif dilakukan secara simbolis oleh Bupati dalam rangkaian kegiatan Shalat Hajat berjamaah yang diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur dan doa bersama menyongsong Tahun Baru 2026.
Kegiatan ini turut dihadiri para tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, serta jajaran pemerintah daerah.
Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan bahwa pemberian insentif ini merupakan bentuk penghargaan dan perhatian Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terhadap dedikasi para guru pondok pesantren dalam membina akhlak dan membentuk karakter generasi muda.
“Para guru pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk fondasi moral dan spiritual masyarakat sejak usia dini. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung peran mulia ini melalui berbagai program, termasuk pemberian insentif,” ujar Bupati.
Program insentif ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para guru pondok pesantren dalam melanjutkan pengabdian mereka, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan keagamaan dalam membangun Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab.
Secara keseluruhan, sebanyak 1.030 guru keagamaan tercatat menerima insentif tersebut, terdiri dari guru pondok pesantren, guru ngaji, dan guru majelis taklim. (Red/mc)
Baca Lainnya :
Berita KALSEL






.jpg)






