- Dispora Kalsel dan BMCC Gelar MTB Fun Enduro di Banjarbaru, Targetkan 250 Peserta
- Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Antisipasi Kebakaran Hutan
- BI Kalimantan Perkuat Peran Opinion Maker Jaga Optimisme Ekonomi di Tengah Dinamika Global
- Peringati Hari Kartini, DWP Kalsel Ajak Perempuan Banua Jadi Sosok Mandiri dan Berdaya
- Peringati HUT ke-75, IBI Kotabaru Gelar Bakti Sosial KB dan Imunisasi
- Disparpora Kotabaru Gelar Pelatihan Wirausaha Pemuda Pemula, Dorong Ciptakan Lapangan Kerja
- Sikap Walhi Kalsel Soal Intimidasi Warga dan Ancaman Taman Nasional Meratus
- Opini | Partai Politik dan Integritas Semu
- Propam Polda Kalsel Gelar Razia Gaktibplin Bagi Anggota Polri
- Tingkatkan Pelayanan Publik , Pemkab Kotabaru Resmikan Kantor Desa Bungkukan
Bupati Tanah Bumbu, Bang Arul Salurkan Insentif untuk Guru Pondok Pesantren

Keterangan Gambar : Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif saat memberikan bantuan secara simbolis, Rabu (31/12/2025).
Tanah Bumbu, Borneopos.com – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyalurkan insentif kepada para Guru Pondok Pesantren yang digelar di Masjid Agung Al-Falah, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (31/12/2025).
Baca Lainnya :
Penyerahan insentif dilakukan secara simbolis oleh Bupati dalam rangkaian kegiatan Shalat Hajat berjamaah yang diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur dan doa bersama menyongsong Tahun Baru 2026.
Kegiatan ini turut dihadiri para tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, serta jajaran pemerintah daerah.
Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan bahwa pemberian insentif ini merupakan bentuk penghargaan dan perhatian Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terhadap dedikasi para guru pondok pesantren dalam membina akhlak dan membentuk karakter generasi muda.
“Para guru pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk fondasi moral dan spiritual masyarakat sejak usia dini. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung peran mulia ini melalui berbagai program, termasuk pemberian insentif,” ujar Bupati.
Program insentif ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para guru pondok pesantren dalam melanjutkan pengabdian mereka, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan keagamaan dalam membangun Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab.
Secara keseluruhan, sebanyak 1.030 guru keagamaan tercatat menerima insentif tersebut, terdiri dari guru pondok pesantren, guru ngaji, dan guru majelis taklim. (Red/mc)
Baca Lainnya :
Berita KALSEL







4.jpg)





