- Wabup Syairi Hadiri Malam Puncak Peringatan Hari Pramuka ke 65 di Siring Laut
- Paripurna DPRD Kotabaru Sampaikan 2 Raperda, Soal Kawasan Tanpa Rokok dan Pengelolaan BUMD
- Menggagas Sahabat Jurnal Perempuan di Banjarmasin
- STIT Darul Ulum Kotabaru Gelar Wisuda Ke-28
- Atasi Kiris Air di Desa Bekambit Asri, PT SSC Bangunkan Sumur Bor untuk Warga
- Pemkab Kotabaru Gelar Malam Ramah Tamah Peringatan Hari Pramuka Ke-65 se Kalsel
- Kotabaru Krisis Air Bersih, Bupati Rusli Kunjungi PT STC Cari Solusi
- Syairi: Musda KNPI Kotabaru, Momentum Perkuat Sinergitas dengan Pemerintah Daerah
- Kadisparpora Hadiri Rapimpurda dan Musda KNPI Kotabaru 2026
- Perkuat Pondasi Ragam Keyakinan dan Ikatan Tradisi, LK3 Banjarmasin Gelar Expo Religi Ke-11
BPBD Kalsel Tangani Dua Titik Karhutla di Banjarbaru, Total Lahan Terbakar Capai 12,1 Hektare

Keterangan Gambar : BPBD Kalsel Tangani Dua Titik Karhutla di Banjarbaru, Total Lahan Terbakar Capai 12,1 Hektare
Kalsel, Borneopos.com - Tim Reaksi Cepat (TRC) Pengendalian Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan bergerak cepat menangani dua kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Banjarbaru, Kamis (9/7/2026).
Baca Lainnya :
- Tinjau Pemusatan Latihan Atlet NPCI, Sekda Kalsel Dukung Pembinaan Atlet Disabilitas 0
- Penguatan Tim Pembina Jadi Kunci Transformasi UKS/M Berkelanjutan di Kalsel0
Dua titik kebakaran tersebut berada di kawasan Sungai Ulin dan di sekitar kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, tepatnya di jalan Aneka Tambang, seberang Akademi Kebidanan Banua Bina Husada Banjarbaru.
Koordinator TRC Pengendalian Bencana BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Sahri, mengatakan laporan pertama diterima dari kawasan Sungai Ulin pada pukul 13.47 WITA. Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare.
“Di Sungai Ulin laporan masuk pukul 13.47. Luas lahan yang terbakar sekitar 10 hektare, dan yang berhasil dipadamkan rekan-rekan di lapangan sekitar 5 hektare. Alhamdulillah api sudah padam total,” ujar Sahri.
Ia menjelaskan, proses pemadaman di lokasi tersebut melibatkan personel BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, BPBD Kota Banjarbaru, BPBD Kabupaten Banjar, serta Manggala Agni yang bekerja secara terpadu hingga api berhasil dipadamkan.
Sementara itu, titik kebakaran kedua berada di kawasan dekat perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan atau seberang Akbid. Titik api pertama di lokasi tersebut membakar lahan seluas sekitar 0,5 hektare, sedangkan titik kedua mencapai sekitar 1,6 hektare.
Menurut Sahri, keberadaan titik api kedua diketahui saat tim patroli rutin melaksanakan pemantauan di wilayah tersebut. Laporan diterima sekitar pukul 14.40 WITA sehingga petugas dapat segera melakukan penanganan.
“Informasi kami dapat saat patroli sekitar pukul 14.40. Di lokasi itu terdapat dua titik, masing-masing sekitar 0,5 hektare dan 1,6 hektare,” katanya.
Dalam upaya pemadaman di kawasan perkantoran, BPBD Provinsi Kalimantan Selatan berkolaborasi dengan BPBD Kota Banjarbaru, Dinas Pemadam Kebakaran Provinsi Kalimantan Selatan, serta personel Polri untuk mempercepat pengendalian api agar tidak meluas ke area sekitar.
Sahri menambahkan, sinergi antarinstansi menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan karhutla, terutama di tengah meningkatnya potensi kebakaran pada musim kemarau. Patroli rutin juga terus dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap munculnya titik api baru.
BPBD Provinsi Kalimantan Selatan mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko meluasnya kebakaran dapat diminimalkan.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250













